Halmahera Utara , NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Kepengurusan baru tersebut diharapkan memperkuat kontribusi NU dalam bidang kemanusiaan, kebangsaan, dan pembangunan daerah.
Pelantikan dilakukan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Maluku Utara KH Amar Manaf. Kegiatan yang dirangkaikan dengan rapat kerja itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Halut EJ Papilaya yang mewakili bupati serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halut.
Kepengurusan PCNU Halut masa khidmaH 2026–2031 dipimpin KH Husain Horu sebagai Ketua Tanfidziyah. Adapun Rais Syuriyah dijabat Talib Pono, Sekretaris Nur Samad Tamsoa, dan Bendahara Junaedi Kapalari.
Dalam sambutannya, KH Husain Horu menegaskan bahwa pengabdian melalui NU harus menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, khidmat NU tidak cukup diwujudkan melalui penguatan organisasi keagamaan, tetapi juga harus diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.
Dia mengaitkan pelantikan tersebut dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November serta perjuangan para ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, termasuk Resolusi Jihad yang dicetuskan pendiri NU KH Hasyim Asy'ari.
“KH Hasyim Asy'ari telah mengajarkan bahwa cinta kepada negara dan tanah air merupakan bagian dari iman. Karena itu, warga NU tidak bisa dipisahkan dari NKRI,” tegas Husain.
Mengusung tema NU Berkhidmah untuk Bangsa, Negara, dan Kemanusiaan, Husain mengajak seluruh pengurus dan badan otonom (Banom) NU untuk aktif membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi persoalan kemanusiaan.
“Kalau ada persoalan kemanusiaan, warga NU tetap akan mengambil bagian untuk membantu. NU menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” ujarnya.
Dia juga mengajak seluruh elemen NU untuk berkolaborasi membangun Halut agar semakin maju dan mampu bersaing dengan kabupaten lain di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Maluku Utara KH Amar Manaf berharap kepengurusan baru PCNU Halut dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Amar menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis dengan seluruh komponen masyarakat tanpa membedakan latar belakang etnis maupun agama.
“Halut akan nyaman kalau NU Halut bisa menjalin kerja sama yang baik dengan semua komponen. Perbedaan etnis maupun agama sudah merupakan takdir. Warga NU harus menghargai itu sebagai bagian dari rahmatan lil alamin,” ungkapnya.
Dia juga mengingatkan bahwa Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan amanah yang harus dijaga seluruh komponen NU bersama elemen bangsa lainnya.
“Tiga pilar negara ini merupakan amanah dan wasiat kepada seluruh komponen NU untuk berusaha bersama komponen bangsa yang lain mempertahankannya,” kata Amar.
Selain itu, Amar berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memberikan perhatian terhadap rencana pembangunan sekretariat bersama NU. Menurutnya, lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut telah tersedia.
“Halut sudah memiliki tanah untuk membangun sekretariat bersama NU. Karena itu, perhatian dari Pemkab Halut sangat kami harapkan,” ujarnya.
Saat membuka rapat kerja, Sekda Halut EJ Papilaya berharap kepengurusan PCNU yang baru dapat menyusun program kerja secara terarah dengan berlandaskan semangat kebangsaan.
Dia menekankan bahwa program organisasi harus mendorong kemajuan bersama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Rancang dan rumuskan program kerja sesuai semangat kebangsaan untuk kemajuan bersama. Semoga momentum pelantikan ini menjadi awal pengabdian yang membawa hikmah dan kebaikan selama masa khidmah 2026–2031,” pesannya.

26 menit yang lalu
1



English (US) ·
Indonesian (ID) ·