Rosan: Keberhasilan Global bond Danantara bukti kepercayaan investor

1 jam yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan keberhasilan penerbitan obligasi global (global bond) perdana Danantara Indonesia merupakan bukti bahwa investor asing masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap Indonesia.

Dalam keterangan media di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Ia menyebut PT Danantara Investment Management (DIM) telah menerbitkan obligasi internasional perdana senilai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Penerbitan obligasi itu memperoleh kepercayaan kuat dari pasar keuangan internasional, tercermin dari dari nilai peak orderbook yang mencapai sekitar 4,6 miliar dolar AS, atau lebih dari tiga kali total nilai penerbitan.

"Ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi dan ini terbukti dan ini real ya," ujar Rosan.

Rosan mengatakan keberhasilan tersebut bukan sekadar komitmen di atas kertas karena penandatanganan transaksi telah dilakukan pada 11 Juni 2026 dan dana hasil penerbitan obligasi dijadwalkan masuk rekening Danantara pada 18 Juni 2026.

Baca juga: Danantara rilis obligasi 1,5 miliar dolar AS disambut antusias pasar

Baca juga: HM Sampoerna beli Patriot Bond Danantara Rp500 miliar

Lebih lanjut, ia menekankan capaian tersebut membantah anggapan bahwa investor global enggan menanamkan modalnya di Indonesia atau hanya bersedia membeli surat utang dengan premi risiko yang tinggi.

"Ini di luar ekspektasi banyak orang yang memperkirakan, tadinya kalau kita mau raise obligasi, mana ada yang mau beli, itu yang pertama. Kedua, wah pasti nanti rate-nya tinggi nih. Ternyata dua hal itu tidak terjadi dan ini juga menunjukkan kredibilitas baik dari Danantara maupun dari pemerintah itu sangat terjaga," jelasnya.

Ia menambahkan, Danantara membuka peluang menerbitkan obligasi dengan tenor lebih panjang, yakni hingga 30 tahun di masa mendatang lantaran melihat tingginya minat pasar.

Menurutnya, optimisme investor didorong oleh keyakinan terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai relatif stabil di tengah tantangan geopolitik dan geoekonomi global.

"Jadi ini membuktikan bahwa dan antara dalam hal ini mempunyai kredibilitas yang baik, dan ini tercermin dari obligasi yang mempunyai offensive credit sampai lebih dari tiga kali," imbuhnya.

Baca juga: Pengamat nilai investasi Danantara di SBN wajar

Baca juga: OJK pastikan kesiapan penerbitan Patriot Bond

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya