MNC Bank bukukan laba bersih 2025 Rp81,78 miliar, tumbuh 9,26 persen

2 bulan yang lalu 43

Jakarta (ANTARA) - PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank (kode saham: BABP) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp81,78 miliar pada 2025, tumbuh sebesar 9,26 persen (year on year/yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp74,85 miliar.

Pertumbuhan laba ini salah satunya didorong oleh pendapatan bunga yang naik menjadi Rp1,52 triliun pada akhir 2025. Di samping itu, pendapatan operasional lainnya tercatat meningkat menjadi Rp193,48 miliar.

Presiden Direktur MNC Bank Rita Montagna dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan operasional lainnya yang signifikan menunjukkan bahwa MNC Bank telah berhasil menangkap peluang di pasar modal dan layanan jasa perbankan lainnya.

Adapun pendapatan operasional lainnya terutama berasal dari keuntungan bersih penjualan efek-efek serta peningkatan pendapatan transaksi valuta asing. Pencapaian ini, catat perseroan, menunjukkan diversifikasi sumber pendapatan MNC Bank yang semakin solid.

Seiring dengan perkembangan tersebut, laba operasional juga tercatat meningkat yakni sebesar 23,28 persen secara tahunan menjadi Rp93,26 miliar dari Rp75,65 miliar pada 2024.

Laba operasional yang positif tersebut, catat perseroan, merefleksikan keberhasilan strategi manajemen dalam meningkatkan produktivitas aset dan efektivitas proses bisnis di seluruh lini organisasi.

Sepanjang 2025, perseroan menyampaikan bahwa penyaluran kredit tumbuh secara selektif dan prudent dengan total kredit sebelum dikurangi cadangan meningkat menjadi Rp11,61 triliun.

Struktur permodalan perseroan juga semakin kuat dengan total ekuitas yang tumbuh menjadi Rp3,75 triliun per 31 Desember 2025.

Menurut perseroan, peningkatan ini memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi MNC Bank untuk melakukan ekspansi bisnis dan investasi teknologi di masa mendatang.

Sementara dari sisi likuiditas, perseroan mencatat bahwa kepercayaan masyarakat tetap tinggi yang tercermin dari total simpanan atau dana pihak ketiga (DPK) yang naik menjadi Rp14,69 triliun.

Rita pun menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan perbankan digital. Oleh sebab itu, ujar dia, perseroan terus memperkuat ekosistem digital melalui MotionBank untuk memberikan pengalaman perbankan yang lebih inklusif dan efisien bagi masyarakat Indonesia.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya