Bank Jatim luncurkan JConnect versi baru guna perkuat digitalisasi

1 jam yang lalu 2

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Bank Jatim meluncurkan JConnect versi terbaru dalam rangka memperkuat konektivitas digital bagi nasabah karena memiliki fitur yang lebih lengkap, cepat, dan aman dibandingkan versi lama.

“Aplikasi perbankan digital terbaru yang dirancang untuk memberikan konektivitas tanpa batas bagi nasabah,” kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo di Surabaya, Sabtu.

Winardi menjelaskan transformasi digital Bank Jatim sendiri sebenarnya telah dimulai sejak 2016 melalui peluncuran Bank Jatim Mobile Banking dan seiring perkembangan kebutuhan nasabah maka dilakukan rebranding menjadi JConnect pada 2021.

Ia mengatakan langkah rebranding tersebut bukan sekadar perubahan nama tetapi merupakan komitmen perseroan untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.

Tak berhenti sampai di situ, Bank Jatim pun memperkenalkan JConnect versi terbaru yang pengembangan aplikasi ini sepenuhnya didasarkan pada aspirasi dan kebutuhan langsung dari para nasabah.

JConnect versi terbaru hadir dengan 36 fitur baru yang lebih canggih antara lain login biometric, portofolio terintegrasi, serta top up e-wallet lengkap (OVO, GoPay, DANA, dan e-money).

Kemudian juga terdapat fitur online complaint untuk transparansi layanan, card management untuk kontrol kartu debit secara mandiri, serta transfer terjadwal untuk transaksi rutin otomatis.

Bahkan JConnect versi terbaru turut memiliki fitur personalisasi change theme dengan pilihan warna merah yakni semangat dan energetik, hijau yakni tenang dan harmonis, serta kuning yakni optimis dan ceria.

Winardi menuturkan JConnect versi lama yang diluncurkan pada 2021 hingga kini memiliki jumlah pengguna terdaftar sekitar 1.025.000 dan ditargetkan melalui versi terbaru akan tumbuh mencapai 2 juta pengguna terdaftar pada Desember 2026.

Adapun JConnect versi terbaru ditujukan untuk seluruh segmen nasabah mulai dari ritel, UMKM, hingga korporasi yang diharapkan mudah digunakan baik oleh generasi muda yang digital-native maupun masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan fisik.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya