SMI salurkan pembiayaan Rp178,02 M buat bangun infrastruktur Maluku

49 menit yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menggelontorkan pembiayaan daerah maksimal Rp178,02 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, irigasi, serta pengaman pantai di Provinsi Maluku.

Penandatanganan perjanjian pembiayaan dilakukan antara PT SMI dengan Pemerintah Provinsi Maluku.

“Pembiayaan ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pusat ekonomi dan layanan dasar,” kata Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah di Jakarta, Senin.

Reynaldi mengatakan pembiayaan infrastruktur daerah memiliki peran penting dalam membuka akses dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku.

“Pembangunan infrastruktur di Maluku bukan sekadar membangun jalan, jembatan, irigasi, atau pengaman pantai. Yang kita bangun adalah akses yang menghubungkan masyarakat dengan pusat ekonomi, layanan dasar, dan berbagai peluang di daerahnya,” ujarnya.

Melalui pembiayaan tersebut, perseroan ingin menjadi bagian dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat langsung untuk masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Maluku.

Melalui pembiayaan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku akan menangani 17 ruas jalan, satu jembatan provinsi, satu kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, serta empat kegiatan pembangunan infrastruktur pengaman pantai.

Program itu menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah sebagaimana diarahkan dalam RPJMD Provinsi Maluku 2025–2029.

Pada sektor jalan dan jembatan, panjang jalan provinsi di Maluku tercatat sekitar 996,35 km, dengan tingkat kelayakan sebesar 54,79 persen per Januari 2026.

Program pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan diarahkan untuk memperkuat konektivitas, membuka akses ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta menghubungkan sentra pertanian, perkebunan, perikanan, pelabuhan, bandar udara, pusat pemerintahan, dan berbagai fasilitas pelayanan dasar.

Dari sisi dampak ekonomi, kajian pembiayaan memperkirakan setiap tambahan pembiayaan infrastruktur sebesar Rp1 berpotensi menciptakan output sebesar Rp1,73 dalam total perekonomian Maluku.

Sementara dari sisi ketenagakerjaan, setiap tambahan 100 tenaga kerja pada pembangunan maupun operasional infrastruktur berpotensi menciptakan 157 tenaga kerja dalam total perekonomian.

Dampak tersebut berpotensi dirasakan oleh berbagai sektor ekonomi yang berkaitan erat dengan pembangunan dan peningkatan konektivitas wilayah.

Sepuluh sektor yang diperkirakan menerima manfaat terbesar mencakup konstruksi, pertanian tanaman pangan, ketenagalistrikan, perikanan, industri makanan dan minuman, perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor.

Selain itu ada juga real estate, jasa pendidikan, pertanian tanaman hortikultura semusim, tahunan dan lainnya, serta jasa pertanian dan perburuan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah karakteristik geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan.

“Maluku membutuhkan infrastruktur yang dapat menjawab tantangan konektivitas antarwilayah. Karena itu, kerja sama dengan PT SMI ini menjadi langkah penting bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan pengaman pantai," jelasnya.

Adapun kerja sama tersebut semakin memperkuat peran PT SMI dalam memperluas ruang fiskal pemerintah daerah melalui alternatif pembiayaan di luar APBD.

Dukungan pembiayaan daerah tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya.

Hingga Agustus 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp37,56 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp12,85 triliun.

Baca juga: Bank Jakarta-PT SMI kucurkan Rp2,11 triliun untuk infrastruktur DKI

Baca juga: Kementerian PU targetkan pembangunan 198,79 km jalan baru pada 2027

Baca juga: SMI kucurkan Rp8,1 triliun pinjaman daerah di Bali Nusra

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya