Wina (ANTARA) - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, akan mempertahankan tingkat output minyak mereka tetap tidak berubah untuk bulan kedua beruntun pada November, demikian disampaikan OPEC dalam sebuah pernyataan pada Minggu (4/10).
Keputusan tersebut diambil setelah negara-negara anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, menggelar pertemuan secara virtual untuk meninjau kondisi pasar global serta prospek perekonomian.
"Ketujuh negara peserta sepakat mempertahankan tingkat produksi yang ditetapkan untuk September 2026 pada November 2026," menurut pernyataan itu.
Ketujuh negara OPEC+ tersebut telah meningkatkan output minyak setiap bulan dari April hingga September tahun ini. Namun, pada Oktober, ketujuh negara tersebut menghentikan sementara peningkatan produksi minyak.
OPEC mengatakan ketujuh negara tersebut akan mengadakan pertemuan berikutnya pada 1 November untuk meninjau kondisi pasar dan membuat keputusan lebih lanjut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·