Menlu Iran Araghchi Cap Hubungan AS dan Israel Seperti Parasit

56 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut hubungan Amerika Serikat dan Israel parasit atau saling merugikan, bukan relasi yang saling menguntungkan.

Araghci menyampaikan ejekan itu dalam unggahan di media sosial X pada Kamis (22/10). Dalam konten tersebut, dia menyertakan data rudal pencegat yang ditembakkan AS demi membantu Israel sejak Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama tiga tahun terakhir, AS telah menghabiskan 11 miliar dolar [sekitar Rp198 triliun] uang pajak untuk rudali Israel," kata dia.

Araghchi mengatakan AS meluncurkan lebih banyak rudal pencegat demi membela sekutnya daripada yang dilakukan Israel. Dalam data yang dibagikan itu, AS menembakkan 609 rudal dari 2023 hingga 2026 hanya untuk pertahanan Negeri Zionis.

"Ini bukan hubungan simbiosis. Ini parasit," ungkap dia.

[Gambas:Video CNN]

Lebih rinci, menurut data yang diunggah Araghchi, pada 19 Oktober 2023 AS menembakkan 6 rudal pencegat, pada 13 April 2024 sebanyak 10 rudal, dan dari kurun waktu 13 April hingga Oktober Washington meluncurkan 17 rudal pencegat.

Pada 1 Oktober, AS mencegat 12 rudal, dari 26 Desember 2024 hingga 22 Mei 2025 sebanyak 16 rudal, pada 13-24 Juni 2025 sebanyak 235 rudal. Tahun ini, AS membantu Israel menggempur habis-habisan fasilitas nuklir Iran.

Kemudian pada 28 Februari hingga 21 Mei 2026, AS telah meluncurkan rudal pencegat sebanyak 310. Di rentang waktu ini, Washington dan Israel menggempur Iran secara brutal. Imbas operasi tersebut, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya tewas.

Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan serangan ke pangkalan militer AS di Timur Tengah dan wilayah Israel.

Di berbagai kesempatan, Araghchi kerap menyoroti bujet pertahanan AS yang jebol karena membantu Israel terutama saat perang dengan Iran. Di AS padahal banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi, tetapi pemerintah bersedia membobol anggaran hanya demi sekutunya.

[Gambas:Twitter]

(isa/bac)

Baca Artikel Selengkapnya