Dubes: Arab Saudi perkuat peran global lewat modernisasi dan Visi 2030

1 jam yang lalu 3

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi mengatakan Arab Saudi terus memperkuat peran serta pengaruhnya secara global melalui modernisasi dan implementasi Visi 2030, yang menjadi landasan transformasi ekonomi dan pembangunan negara tersebut.

"Dengan percaya diri Kerajaan Arab Saudi melangkah maju untuk membangun sebuah negara modern dengan tingkat kehadiran yang sangat berpengaruh di tingkat regional dan internasional," kata Dubes Faisal dalam sambutannya pada perayaan Hari Nasional Arab Saudi ke-96 di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan Kerajaan Saudi menjadikan stabilitas, pembangunan, dan modernisasi sebagai prinsip dalam membangun negara modern, dengan tetap menjunjung nilai-nilai Arab dan Islam.

Ia menambahkan bahwa Arab Saudi memiliki keistimewaan keagamaan sebagai pelayan Dua Kota Suci yang menjadi kiblat bagi umat Islam.

"Selain memiliki kekuatan ekonomi, Saudi juga berperan penting dalam isu regional dan global melalui pengaruh politik dan diplomatiknya untuk mendorong keamanan, perdamaian, dialog, dan kerja sama internasional," katanya.

Dubes menjelaskan bahwa Visi Arab Saudi 2030 menjadi tahap lanjutan dalam pembangunan nasional melalui pengembangan ekonomi dan inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan posisi Kerajaan Saudi di dunia.

Lebih lanjut, Dubes mengatakan terpilihnya Riyadh sebagai tuan rumah Expo 2030 dan Arab Saudi sebagai penyelenggara Piala Dunia FIFA 2034 mencerminkan peningkatan kepercayaan internasional terhadap kemampuan kerajaan dalam mengelar agenda internasional berskala besar.

Pada perayaan tersebut, Faisal juga menyampaikan harapannya agar Arab Saudi senantiasa dalam kondisi aman, stabil, dan juga makmur.

"Memperkuat peran dan kedudukannya dalam melayani kepentingan bangsa-bangsa Arab dan Islam, dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia," katanya.

Hadir pada perayaan tersebut Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal serta sejumlah duta besar asing di Jakarta.

Baca juga: Merek otomotif pertama Arab Saudi perkenalkan EV pertamanya

Baca juga: PBB kecam serangan Houthi yang terus berlanjut terhadap Arab Saudi

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya