Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang peningkatan kolaborasi pendidikan tinggi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Palestina.
Hal tersebut mengemuka saat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia Abdalfatah A. K. Alsattari untuk membahas hubungan kerja sama kedua negara di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (16/3).
Mendiktisaintek Brian dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, menuturkan hubungan kerja sama Indonesia dan Palestina selama ini terbangun, salah satunya melalui penguatan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Hal itu diwujudkan melalui berbagai program kerja sama pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas akademik, hingga pembukaan peluang studi bagi mahasiswa Palestina.
Baca juga: Mendiktisaintek perkuat kolaborasi pendidikan tinggi dengan Arab Saudi
"Kami berharap bisa melakukan kerja sama melalui penelitian bersama dan bisa mengundang profesor dari Palestina ke Indonesia selama satu atau dua bulan untuk melakukan penelitian bersama di Indonesia. Karena kami ingin memperkuat hubungan antara Indonesia dan Palestina," kata Mendiktisaintek Brian.
Mendiktisaintek mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi dan lembaga riset, untuk bersama-sama mengidentifikasi bidang kerja sama yang potensial, khususnya dalam program peningkatan kapasitas SDM dan pengembangan riset kolaboratif.
Sementara Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A. K. Alsattari mengapresiasi dukungan Indonesia yang konsisten terhadap Palestina, termasuk dalam pengembangan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM.
Baca juga: Kepala BPOM resmikan Pelatihan dalam rangka Kerjasama Selatan-Selatan dengan Palestina
Kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia dinilai menjadi peluang strategis untuk memperluas akses pendidikan dan memperkuat jejaring akademik bagi mahasiswa serta peneliti Palestina.
Abdalfatah berharap program tersebut dapat terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Palestina melalui akses pendidikan yang lebih luas.
Melalui pertemuan ini kedua pihak berharap dapat merumuskan langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Baca juga: Mentan Palestina menjalin kerja sama riset pertanian dengan Indonesia
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·