OJK dorong inovasi industri asuransi untuk mitigasi risiko El Nino

1 minggu yang lalu 5
Secara keseluruhan, industri diharapkan terus memperkuat manajemen risiko dan kesiapan menghadapi potensi peningkatan klaim akibat kondisi iklim ekstrem

Jakarta (ANTARA) - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mendorong para pelaku industri asuransi untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi risiko klaim asuransi akibat El Nino.

Ia menyampaikan, fenomena iklim tersebut berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi, khususnya terkait kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan pada sektor pertanian dan kesehatan.

“OJK mendorong penguatan inovasi produk seperti asuransi parametrik serta koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk MAIPARK (Maskapai Asuransi Indonesia dan Perusahaan Asuransi Risiko Khusus), dalam pemutakhiran peta risiko bencana,” kata Ogi Prastomiyono di Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan, asuransi properti, kendaraan bermotor, pertanian, dan kesehatan menjadi sejumlah lini usaha yang berpotensi terdampak El Nino.

Seiring meningkatnya potensi kejadian dan tingkat keparahan bencana alam akibat El Nino, ia menilai ada kemungkinan penyesuaian tarif premi produk asuransi.

Ogi pun meminta perusahaan asuransi untuk melakukan penyesuaian tersebut secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Selain itu, ia menyatakan industri asuransi juga memiliki upaya mitigasi yang memadai melalui program reasuransi, termasuk proteksi katastropik serta pembentukan cadangan teknis.

“Secara keseluruhan, industri diharapkan terus memperkuat manajemen risiko dan kesiapan menghadapi potensi peningkatan klaim akibat kondisi iklim ekstrem,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan imbauan kepada petani untuk memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai langkah melindungi produksi di tengah ancaman El Nino yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

"Salah satu langkah (antisipasi menghadapi El Nino) yang terus didorong pemerintah adalah pemanfaatan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/4).

Dia menyampaikan, program tersebut dirancang untuk melindungi petani dari berbagai risiko, mulai dari kekeringan, banjir, hingga serangan organisme pengganggu tanaman.

Baca juga: Asuransi Tugu harap klaim tak naik di tengah El Nino dan perang

Baca juga: OJK catat aset industri asuransi tumbuh 6,80 persen per Februari

Baca juga: Askrindo perluas bisnis ke Kabupaten Bone, Sulsel

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya