2 Gempa Besar Guncang Venezuela sampai Iran Kecam NATO Bantu AS Perang

1 jam yang lalu 2
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua gempa besar magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6). Gempa ini disebut yang terbesar di Venezuela dalam satu abad lebih.

Sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan China berkomitmen untuk mengirimkan bantuan tim penyelamat, tim medis, hingga bantuan kemanusiaan ke Venezuela.

Sementara itu Iran mengecam keras NATO, usai aliansi itu menyatakan dukungan dan keterlibatan mereka membantu AS memerangi Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Jumat (26/6).

Gempa Dahsyat M 7,5 Venezuela Terbesar dalam Seabad

Gempa dahsyat bermagnitudo 7,2 dan 7,5 tercatat sebagai gempa terbesar di Venezuela dalam satu abad lebih.

Gempa mengguncang Caracas dan sejumlah wilayah di Venezuela pada Rabu (24/6) malam waktu setempat.

Sejumlah bangunan bertingkat runtuh, listrik padam, koneksi internet putus, hingga Bandara Internasional Simon Bolivar terpaksa ditutup akibat gempa.

Badan Meteorologi dan Geofisika Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa gempa terbesar yang tercatat di negara itu terjadi pada tahun 1900.

AS Sampai China Turun Tangan Bantu Venezuela usai 2 Gempa Dahsyat

Amerika Serikat, China, dan sejumlah negara lainnya berbondong-bondong mengulurkan bantuan ke Venezuela usai digemparkan dua gempa besar pada Rabu (24/6) malam waktu setempat.

AS menyatakan telah menjalin komunikasi dengan otoritas Venezuela untuk memobilisasi bantuan darurat terutama medis ke negara itu.

Selain AS, China juga menyatakan siap memberikan bantuan kepada Venezuela.

Pada Kamis (25/6), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan Beijing akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk membantu Venezuela menghadapi dampak bencana.

Spanyol juga menjadi salah satu negara yang menyatakan akan menyalurkan bantuan ke Venezuela. Selain mengumumkan penyaluran bantuan, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, turut menyampaikan dukungan kepada Venezuela.

Iran Marah ke NATO Gegara Akui Bantu AS Perangi Teheran

Iran mengecam Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) setelah Sekretaris Jenderal Mark Rutte menyatakan dukungan aliansi terhadap Amerika Serikat saat bertemu Presiden Donald Trump.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menilai pernyataan Rutte sebagai pengakuan atas "keterlibatan aktif" NATO dalam memerangi Iran.

Baqaei menuduh NATO melakukan "pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma fundamental hukum internasional dan prinsip-prinsip utama Piagam PBB."

(tim)

Add as a preferred
source on Google
Baca Artikel Selengkapnya