Trump umumkan satgas federal baru koordinasikan upaya di bidang AI

56 menit yang lalu 2

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (4/10) mengumumkan sebuah satuan tugas (satgas) federal baru untuk mengoordinasikan upaya pemerintah dalam bidang kecerdasan buatan (AI).

Trump dalam sebuah unggahan di media sosial Truth Social mengatakan bahwa satgas tersebut, yang diberi nama "Super Intelligence Force", akan mengoordinasikan upaya pemerintah federal untuk memastikan AS tetap menjadi yang terdepan di dunia dalam bidang AI.

Satuan tugas itu juga akan mengoordinasikan keterlibatan pemerintah dengan konsumen, kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur penting, dan perusahaan AI, menurut unggahan tersebut.

Menurut unggahan itu, Direktur Intelijen Nasional AS Jay Clayton akan memimpin satgas tersebut.

Trump juga menyebut Ketua Komisi Perdagangan Federal AS Andrew Ferguson, Kepala Teknologi Pentagon Emil Michael, dan Direktur Kantor Manajemen Personalia Scott Kupor sebagai sejumlah pejabat yang memimpin kelompok itu, yang akan bertanggung jawab kepada Trump dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.

Pengumuman tersebut menyusul pertemuan di Gedung Putih pada Selasa (29/9) antara Trump dan para eksekutif perusahaan AI besar.

Dalam pertemuan tersebut, mereka menandatangani kesepakatan sukarela yang menyerukan pengendalian dan peninjauan internal yang lebih kuat terhadap model AI.

Pada hari yang sama, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mengarahkan lembaga-lembaga federal untuk menggunakan istilah "Super Intelligence" dan "SI" alih-alih "Artificial Intelligence" dan "AI," menurut sebuah lembar fakta yang dirilis Gedung Putih.

Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya