Jet pengebom B-1 Lancer milik Amerika Serikat terparkir di Pangkalan RAF Fairford, Inggris, Senin (28/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, FAIRFORD -- Pentagon pada Ahad (4/10/2026) mengonfirmasi bahwa mereka menarik jet-jet pengebom B-1 dari pangkalan Angkatan Udara Inggris (RAF) di Fairford. Sebuah pernyataan yang dirilis Pentagon dikutip AFP dilansir Gulf News menyatakan, "kami bisa mengakui sekarang bahwa semua pesawat pengebom AS yang dikerahkan di RAF Fairford dikerahkan ulang ke pangkalan rumah mereka di Amerika Serikat."
Pernyataan itu menyebut bahwa, "keamanan operasional mencegah kami untuk mengonfirmasi pergerakan aset-aset dan pasukan kami saat peristiwa terjadi."
Pada Ahad pekan lalu, polisi mendapatkan panggilan untuk datang ke kawasan RAF Fairford setelah seorang petani lokal melaporkan sekelompok orang dalam beberapa mobil van terlibat dalam aktivitas 'mencurigakan'. Laporan itu memicu evakuasi warga yang tinggal di 85 rumah di dekat pangkalan yang pernah digunakan AS sebagai landasan untuk menyerang Iran.
Spekulasi atas insiden itu meliputi ancaman teror hingga aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) saat harga BBM di Inggris menembus rekor tinggi pada pekan ini. Penyidik kepolisian mengatakan mereka tidak menemukan bahan peledak di van yang ditumpangi mereka yang dicurigai, namun demikan "sejumlah bahan bakar minyak ditemukan," kata Kepala Kepala Kebijakan Pusat Penanggulangan Terorisme Lawrence Taylor.
Lima orang berkewarganegaraan Inggris ditahan terkait insiden di RAF Fairford itu. Namun mereka yang semuanya adalah pria berusia 20 tahunan, kemudian dibebaskan dengan jaminan yang memicu protes Washington.
"Saya tidak akan melakukan itu (pembebasan)" kata Presiden AS Donald Trump.
Sementara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menduga ada "aktor asing" terlibat. Merespons Rubio, Kedutaan Besar Iran di London mengatakan, "menolak secara kategori dan mengutuk keras" spekulasi yang menyebut Teheran terlibat.
Keamanan di RAF Fairford ditingkatkan belakangan ini. Pada Maret lalu, Inggris memberikan izin kepada AS untuk menggunakan pangkalan itu untuk "operasi pertahanan spesifik terhadap Iran", dan pesawat pengebom AS dan pesawat lain sejak saat itu terlihat tinggal landas dan mendarat di RAF Fairford.
sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·