Jakarta, CNN Indonesia --
Topan Dolphin menerjang kawasan Okinawa di selatan Jepang pada Sabtu (8/8), melukai sedikitnya enam orang serta memutus aliran listrik ke puluhan ribu bangunan.
Badai berkekuatan tinggi tersebut kini mengarah ke pesisir timur China dan Taiwan. CNA pada Sabtu (8/8) memberitakan topan tersebut memicu penutupan pelabuhan hingga pembatalan penerbangan massal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Jepang, badai membawa hembusan angin kencang hingga 216 kilometer per jam. Otoritas setempat mencatat lima lansia di Okinawa dan satu warga di Prefektur Kagoshima mengalami luka-luka akibat hembusan angin keras.
Dampak pemadaman listrik melanda hampir 39 ribu bangunan di Kagoshima dan belasan ribu rumah di Okinawa, sedangkan maskapai ANA serta Japan Airlines terpaksa membatalkan operasional penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut.
Topan Dolphin diproyeksikan mendarat di pesisir timur China antara Minggu malam hingga Senin (10/8) dini hari, melintasi wilayah antara kota Zhoushan di Provinsi Zhejiang dan kota Fuding di Fujian.
Pemerintah China merespons ancaman ini dengan menetapkan status waspada kategori oranye atau tingkat tertinggi kedua, serta menaikkan level tanggap darurat guna mengantisipasi banjir dan tanah longsor.
Sejumlah kawasan di timur Zhejiang bahkan berpotensi diguyur curah hujan ekstrem melebihi 600 milimeter hingga 12 Agustus mendatang.
Mengantisipasi dampak terburuk, Bandara Internasional Ningbo Lishe menghentikan seluruh penerbangan mulai Sabtu malam.
Sementara itu, aktivitas di Pelabuhan Yangshan Shanghai telah dikosongkan dan kapal-kapal nelayan ditarik kembali ke daratan.
Pada saat bersamaan, Taiwan turut merasakan dampak badai yang memicu pembatalan 78 penerbangan internasional dan ancaman hujan lebat di wilayah utara.
Situasi di kawasan ini sempat memanas setelah pemerintah China mengeluarkan instruksi kendali lalu lintas pelayaran di Selat Taiwan selama masa badai, kebijakan yang langsung mendapat kecaman keras dari otoritas Taipei.
(chri)

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·