Serangan Drone Ukraina Putus Pasokan Air dan Listrik di Krimea

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Serangan Ukraina menggunakan drone memicu gangguan pasokan listrik dan air di wilayah Krimea yang diduduki Rusia pada Sabtu (24/10). Serangan tersebut terjadi di tengah gelombang serangan drone yang menyasar sejumlah wilayah di Rusia bagian tenggara.

Kepala Krimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, mengatakan serangan terhadap jaringan listrik utama di luar wilayah tersebut menyebabkan pembatasan pasokan listrik dan air.

"Akibat insiden yang terjadi pada jaringan listrik utama di luar wilayah kami, yang disebabkan oleh serangan musuh menggunakan drone, pembatasan pasokan listrik dan air telah diberlakukan," tulis Aksyonov melalui Telegram mengutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksyonov tidak merinci jumlah rumah tangga yang terdampak gangguan tersebut. Krimea merupakan semenanjung yang dihuni lebih dari 2,5 juta orang. Rusia merebut dan mencaplok Krimea pada 2014. Sejak itu, wilayah tersebut kerap menjadi sasaran serangan Ukraina.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pasukannya menembak jatuh total 616 drone Ukraina sepanjang malam di lebih dari 20 wilayah negara tersebut.

Sejumlah orang dilaporkan terluka akibat puing-puing drone yang jatuh. Puing-puing tersebut juga memicu kebakaran di beberapa lokasi, menurut otoritas setempat di Rusia.

Gelombang serangan drone lainnya merusak infrastruktur industri di Togliatti, sebuah kota di tepi Sungai Volga, Rusia bagian tenggara. Wali Kota Togliatti, Ilya Sukhikh, menyampaikan laporan kerusakan tersebut.

Sementara itu, Ukraina juga menghadapi serangan udara Rusia. Angkatan Udara Ukraina menyebut Rusia meluncurkan sedikitnya 126 drone ke wilayah Ukraina sepanjang malam.

Dari jumlah tersebut, 101 drone diklaim berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina. Layanan darurat Ukraina melaporkan dua orang terluka di ibu kota Kyiv akibat serangan tersebut.

Serangan drone yang saling dilancarkan kedua negara kembali menunjukkan berlanjutnya pertempuran di tengah perang Rusia-Ukraina. Infrastruktur energi dan industri menjadi salah satu sasaran yang terdampak dalam serangan terbaru tersebut.

(tis/tis)

Baca Artikel Selengkapnya