Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) menyatakan satu warga negara Indonesia (WNI) sempat terjebak di hotel imbas banjir yang melanda Thailand dalam beberapa hari terakhir.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyampaikan pernyataan itu dalam rilis resmi pada Senin (28/9) malam. Dia memastikan WNI tersebut dalam kondisi aman.
"Hingga saat ini, hotline KBRI Bangkok telah menerima satu laporan WNI yang terdampak banjir. WNI tersebut sempat terjebak di hotel karena akses jalan di sekitar lokasi penginapan tergenang air," kata Heni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KBRI Bangkok telah berkomunikasi dengan yang bersangkutan dan memastikan bahwa kondisinya aman," imbuhnya.
Berdasarkan data Bangkok Metropolitan Administration (BMA) per Minggu, 27 September pukul 11.40 waktu setempat, terdapat 36 ruas jalan di Bangkok yang masih tergenang banjir dengan ketinggian air di atas 15 sentimeter.
Kemlu mencatat ada sekitar 2.500 WNI yang menetap dan berada di Thailand, termasuk di wilayah Bangkok dan sekitarnya. KBRI Bangkok, lanjut Heni, terus melakukan pemantauan dan menjalin komunikasi dengan komunitas WNI untuk mengantisipasi dampak banjir.
Kemlu dan KBRI juga terus memantau perkembangan situasi banjir yang melanda Bangkok dan wilayah sekitarnya serta memastikan keselamatan WNI di Thailand.
Sebagai langkah antisipasi, KBRI Bangkok mengimbau WNI di Bangkok dan sekitarnya untuk menghindari wilayah yang terdampak banjir, memantau kondisi jalan sebelum melakukan perjalanan, tidak memaksakan berkendara melalui jalan yang tergenang, serta menyiapkan perlengkapan darurat sebagai langkah antisipasi jika terjadi hujan lebat atau banjir.
"Kementerian Luar Negeri RI mengimbau WNI di Thailand untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan segera menghubungi hotline KBRI Bangkok di +66 92 903 1103 apabila terdampak banjir atau memerlukan bantuan darurat," kata Heni.
Banjir melanda Bangkok dan wilayah lain di Thailand imbas hujan lebat yang berlangsung selama beberapa hari. Menurut laporan curah hujan bahkan mencapai 320 mm.
Banjir tersebut menyebabkan 23 orang tewas dan 2,6 juta warga di Thailand terdampak. Sejumlah penerbangan juga terdampak dan mengalami penundaan hingga pembatalan.
Dalam video yang beredar di media sosial, banjir di Bangkok bahkan ada yang mencapai 120 cm. Akibat bencana ini pula, Thailand dilaporkan mengalami kerugian mencapai US$320 juta atau sekitar Rp5,7 triliun.
(isa/dna)

24 menit yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·