Putin Ancam Pakai Senjata Nuklir jika NATO Serang Wilayah Rusia

49 menit yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Vladimir Putin mengancam negara-negara Barat, Moskow akan menggunakan seluruh senjata termasuk nuklir jika Kaliningrad diserang menyusul latihan militer NATO di dekat wilayah itu.

Putin menyampaikan pernyataan itu dalam forum kebijakan luar negeri Valdai Discussion Club di Moskow pada Kamis (30/9). Dia menegaskan tak akan menyerang negara Eropa mana pun, tetapi bakal menanggapi jika Barat meluncurkan agresi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika sampai terjadi serangan langsung terhadap Federasi Rusia, dalam hal ini terhadap Kaliningrad dan mungkin beberapa wilayah lain, tentu saja isu penggunaan semua senjata dalam persenjataan negara kita pasti akan muncul dalam agenda," kata dia, dikutip CNN.

Putin lalu berujar, "Ini tak bisa dihindari."

Lebih lanjut, Putin mengatakan latihan-latihan di Laut Baltik, yang berlangsung secara beruntun dan upaya menangkap kapal-kapal Rusia merupakan eskalasi.

Dia juga mendengar pernyataan-pernyataan mengenai wilayah Kaliningrad, tetapi tak merinci seperti apa persisnya kata-kata itu.

[Gambas:Video CNN]

Eksklave Baltik Kaliningrad terletak di antara negara anggota NATO, Polandia dan Lituania. Di sana ada pangkalan angkatan laut utama Rusia di Baltik, aset militer, serta rudal Iskander yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Di luar itu, sejumlah kedutaan besar Rusia di Eropa mengeluarkan pernyataan bahwa Moskow punya informasi NATO sedang mempersiapkan blokade udara dan laut "terhadap Kaliningrad dan wilayah Kaliningrad."

Mereka menuduh para pemimpin Eropa bermain gim berbahaya dengan menyebut Rusia bakal menyerang negara lain atau meningkatkan kampanye serangan via drone.

"Jangan sampai salah paham - Rusia siap menggunakan seluruh persenjataannya, termasuk senjata nuklir, untuk mempertahankan wilayahnya jika negara-negara NATO mencoba mengisolasi wilayah Kaliningrad dari bagian negara lainnya," demikian pernyataan Kedutaan Besar Rusia di Irlandia, dikutip NBC News.

Pernyataan Putin muncul usai NATO menggelar latihan defensif untuk memperkuat pencegahan di Laut Baltik.

(isa/bac)

Baca Artikel Selengkapnya