Penasihat Mojtaba Khamenei Sebut Selat Hormuz tak akan Dibuka Hingga Trump dan Netanyahu Lengser

55 menit yang lalu 2

Seorang wanita berjalan di depan reklame raksasa yang menampilkan ilustrasi terbakarnya kapal-kapal di Selat Hormuz, Senin (14/9/2026). Tertulis di reklame tersebut,

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Penasihat politik Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammad Bagher Zolghadr mengatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lengser dari jabatannya. IRGC hingga kini masih menyerang kapal-kapal yang mencoba melintas di jalur yang tidak diizinkan oleh Iran di Selat Hormuz

"Pejuang kami tidak akan membuka Selat Hormuz hingga Trump dan Netanyahu diturunkan dari kekuasaan," kata Zoghadr dikutip Apa, Kamis (17/9/1026).

Zolghadr menggambarkan penutupan Selat Hormuz sebagai tahap pertama pembalasan dari Iran. Ia mengatakan Iran berniat untuk membalaskan dendam pihak-pihak yang terbunuh dalam perang dan menggambarkan perlawanan Iran selama 200 hari terakhir sebagai bukti upaya-upaya untuk mengalahkan perlawanan itu telah gagal.

Baca Artikel Selengkapnya