Pemkot Bogor serahkan 160 becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo

48 menit yang lalu 1
Bantuan becak listrik ini diharapkan bisa bermanfaat, yang mana target penerimanya tersebut rata-rata dan sesuai persyaratan adalah penarik becak yang usianya di atas 55 tahun atau lansia

Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional menyerahkan 160 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu para penarik becak tradisional khususnya yang sudah lanjut usia.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menyerahkan becak bantuan itu di Gymnasium Vokasi IPB Bogor, Jawa Barat, Selasa mengatakan pemberian bantuan becak listrik ini berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo.

"Bantuan becak listrik ini diharapkan bisa bermanfaat, yang mana target penerimanya tersebut rata-rata dan sesuai persyaratan adalah penarik becak yang usianya di atas 55 tahun atau lansia," katanya.

Bantuan becak listrik ini dihibahkan oleh Presiden Prabowo kepada pengemudi becak tradisional untuk meringankan beban fisik dan memanusiakan para pengemudi becak tradisional, khususnya yang sudah lanjut usia.

Para penerima manfaat becak listrik itu juga dibuatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) terlebih dahulu dengan melakukan uji latihan bagi para pengemudi becak listrik. Hal ini dilakukan karena perbedaan cara mengemudikan becak listrik dengan becak manual.

Baca juga: Bupati Karawang: Becak listrik bantuan Presiden tidak boleh dijual

Baca juga: Bupati Karawang salurkan 220 becak listrik bantuan Presiden Prabowo

Jenal menyebutkan Pemkot Bogor akan memetakan jalur layanan dan rute mana saja yang memperbolehkan becak listrik beroperasi dan mengaspal.

“Dishub Kota Bogor akan coba merangkai sebuah proses pembuatan legalitas pengemudi, termasuk penempatan lokasi-lokasi yang tidak berbenturan dengan regulasi yang ada. Jadi, rute-rute yang tidak boleh dilalui tetap menjadi regulasi yang tetap, tidak kita ubah dan berlaku,” kata Jenal.

Pemkot Bogor menyampaikan terkait tarif yang akan dikenakan dari transportasi becak listrik ini tidak memiliki tarif pasti, mengenai tarif bisa ditentukan atas kesepakatan antara pengemudi dan penumpang.

Jenal menyampaikan kehadiran pemerintah memang diperlukan untuk menentukan tarif maksimal transportasi becak listrik ini, agar terciptanya sebuah payung hukum mengenai tarif transportasi becak listrik.

Menurut data dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional menyebutkan pengadaan becak listrik sampai saat ini telah mencapai 13 ribu becak se-Pulau Jawa, salah satunya wilayah Jawa Barat.

Setelah proses pendistribusian becak listrik di Pulau Jawa sudah terpenuhi, akan dilanjutkan pendistribusian di luar Pulau Jawa.

Baca juga: 220 becak listrik bantuan Prabowo disalurkan di Kabupaten Tasikmalaya

Baca juga: Pemkab Sumedang latih penggunaan 220 becak listrik bantuan Presiden

Pewarta: Alif Rahman Aulia - Syarif Abdullah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya