PBNU Integrasikan Pengelolaan Beasiswa NU Scholars agar Tepat Sasaran

48 menit yang lalu 2

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menata ulang dan mengintegrasikan sistem pengelolaan beasiswa Nahdlatul Ulama Scholarship (NU Scholars). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran beasiswa tepat sasaran sekaligus mencegah terjadinya pendanaan ganda (double funding).


Wakil Ketua Umum PBNU Prof Ganefri mengatakan, penataan tersebut akan dilakukan melalui kajian komprehensif terhadap skema kerja sama beasiswa yang selama ini berjalan.


“Kita ingin beasiswa ini betul-betul tepat sasaran. Jangan sampai ada double funding,” ujar Ganefri di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (5/11/2026).


Menurutnya, PBNU akan membangun sistem beasiswa yang terintegrasi agar pengelolaan dan penyaluran bantuan pendidikan dapat berjalan lebih efektif.


Selain itu, PBNU juga akan menjajaki peluang kerja sama baru untuk memperluas akses beasiswa bagi kader Nahdlatul Ulama.


“Kita juga akan mencari peluang-peluang yang lain,” kata dia.


Ganefri menjelaskan, penataan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan pemetaan berbagai entitas dan program pendidikan di lingkungan PBNU di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.


Pembahasan mengenai skema baru beasiswa ini dilakukan dalam rapat koordinasi bidang pendidikan yang melibatkan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.


Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Umum PBNU Prof Ganefri, didampingi Ketua PBNU Prof Nizar Ali dan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Moh Arwani Thomafi.


Sebagai informasi, Nahdlatul Ulama Scholarship (NUS) merupakan program beasiswa yang memberikan dukungan dan pendampingan kepada kader muda NU untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di luar negeri.


Program ini membagi wilayah tujuan studi ke dalam tiga zona, yakni Amerika-Eropa, Asia, serta Australia-Selandia Baru. Beasiswa tersebut menyasar lulusan S1 dan S2 yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3.


Bidang studi yang menjadi prioritas program ini adalah Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Melalui program tersebut, NU berupaya menyiapkan kader muda dengan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia yang dapat berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Baca Artikel Selengkapnya