Laporan PBB: Airbnb dan Motorola Terkait Penjajahan Israel di Palestina

29 menit yang lalu 4

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA – Kantor Hak Asasi Manusia PBB melansir 214 perusahaan dari 11 negara, termasuk 61 perusahaan yang baru dimasukkan menyusul penyelidikan terbarunya. Di antara perusahaan-perusahaan tersebut ada yang beroperasi di Indonesia seperti layanan aplikasi penginapan Airbnb serta perusahaan telekomunikasi Motorola.

Menurut laporan PBB, 192 dari 214 perusahaan yang tercantum dalam daftar tersebut berbasis di Israel. Sebanyak 22 perusahaan sisanya mencakup delapan perusahaan AS, tiga perusahaan Spanyol, masing-masing dua perusahaan dari Tiongkok, Prancis, dan Inggris, serta masing-masing satu perusahaan dari Jerman, Luksemburg, Meksiko, Belanda, dan Afrika Selatan.

Basis data tersebut pertama kali diterbitkan pada 2020 dengan memuat 112 perusahaan, kemudian diperbarui kembali pada 2023 dan 2025. Laporan terbaru ini disusun setelah adanya pemeriksaan terhadap dugaan keterlibatan 126 perusahaan tambahan yang beroperasi di sektor pertanian, transportasi, pergudangan, pengelolaan limbah, energi, pangan, dan perhotelan.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB menemukan dasar yang kuat untuk meyakini bahwa 61 dari 126 perusahaan tersebut terlibat dalam setidaknya satu kegiatan terkait permukiman yang tercakup dalam basis data itu. Pihaknya tidak menemukan dasar yang cukup untuk memasukkan 65 perusahaan sisanya.

Lima perusahaan yang sebelumnya tercantum telah dihapus dari daftar setelah kantor tersebut menemukan dasar yang kuat untuk meyakini bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan terkait telah berakhir.

Basis data ini mencakup sejumlah perusahaan perjalanan, teknologi, konstruksi, dan properti yang dikenal secara internasional. Airbnb, Booking Holdings, Booking.com, Expedia, dan Tripadvisor tercantum karena layanan yang mendukung pemeliharaan dan keberadaan permukiman ilegal.

Motorola Solutions beserta anak perusahaannya di Israel dimasukkan ke dalam daftar karena menyediakan layanan keamanan, peralatan, atau material bagi perusahaan yang beroperasi di permukiman, serta layanan yang mendukung keberlangsungan permukiman tersebut.

JC Bamford Excavators, yang lebih dikenal sebagai JCB, tercantum karena memasok peralatan dan material yang memfasilitasi pembangunan dan perluasan permukiman, serta peralatan yang digunakan dalam pembongkaran dan penghancuran properti serta lahan pertanian Palestina.

Produsen semen asal Jerman, Heidelberg Materials, tercantum terkait dengan eksploitasi komersial sumber daya alam, khususnya lahan dan air milik Palestina.

Re/Max Holdings yang berbasis di AS tercantum karena layanan yang mendukung permukiman dan penggunaan komersial sumber daya alam Palestina. Basis data tersebut juga mencakup bank-bank besar, penyedia layanan telekomunikasi, perusahaan konstruksi, perusahaan transportasi, bisnis energi, produsen anggur, dan produsen pertanian asal Israel.

Baca Artikel Selengkapnya