Ketum PBNU Tekankan Kaderisasi untuk Bangun SDM NU Profesional dan Berintegritas

4 jam yang lalu 3

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menekankan pentingnya kaderisasi untuk membangun sumber daya manusia (SDM) NU yang profesional.

Gus Kikin berharap program kaderisasi dapat ditata secara seimbang dengan tetap mempertahankan tradisi keilmuan pesantren sekaligus mengadopsi perkembangan manajemen modern.

Hal tersebut disampaikan Gus Kikin melalui takarir unggahan akun Instagram pribadinya, @abdulhakimmahfudz, terkait kegiatan Workshop Kaderisasi PBNU yang berlangsung pada 5-7 November 2026. Unggahan tersebut dikutip NU Online pada Sabtu (7/11/2026).

"Yakni tetap memegang teguh tradisi keilmuan ulama salaf, tetapi juga berani mengadopsi hal-hal baru, manajemen modern, dan pendekatan terukur yang membawa maslahat nyata sesuai perkembangan zaman," tulisnya.

Gus Kikin juga menekankan bahwa kaderisasi memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola organisasi, integritas, serta disiplin kepengurusan NU.

"Saya menaruh perhatian besar pada kegiatan ini karena dari sinilah masa depan kepengurusan, integritas, dan disiplin organisasi Nahdlatul Ulama dibentuk secara sistematis," jelasnya.

Menurutnya, kaderisasi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan pelatihan formal. Program tersebut harus memiliki tindak lanjut nyata melalui kiprah para kader dalam mendampingi masyarakat, termasuk di bidang sosial ekonomi dan penyelesaian berbagai persoalan di tingkat akar rumput.

"Tentunya, semua langkah penataan ini tetap berpijak pada Qanun Asas sebagaimana ditekankan oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari," jelasnya.

Ia berharap kegiatan kaderisasi tersebut dapat memperkuat persatuan jam'iyyah sekaligus membentuk kader NU yang teguh berkhidmah untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan.

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa meridai setiap ikhtiar kita, menguatkan persatuan jam'iyyah ini, serta membimbing para kader Nahdlatul Ulama agar teguh berkhidmah bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. Amin ya Rabbal 'alamin," lanjutnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PBNU H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan masukan sekaligus meninjau kembali materi kaderisasi yang selama ini digunakan NU.

"Selama dua hari ini, alhamdulillah hadir para narasumber yang memang kita harapkan untuk bisa memberikan materi dalam workshop ini," ujarnya kepada NU Online, Jumat (6/11/2026).

Gus Ipul menjelaskan, hasil pembahasan dalam workshop tersebut selanjutnya akan dirumuskan oleh sejumlah kiai. Rumusan itu diharapkan menjadi pedoman baru dalam pelaksanaan kaderisasi di lingkungan NU.

Ia menambahkan, kaderisasi merupakan salah satu amanat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Karena itu, hasil workshop nantinya akan diterbitkan dalam bentuk buku pedoman yang dapat digunakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Baca Artikel Selengkapnya