Peraih Nobel Perdamaian, Navanethem Navi Piilay.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Israel tak terima mantan hakim Mahkamah Pidana Internasional (ICJ) Navanethem 'Navi' Pillay dienugerahi hadiah Nobel Perdamaian, pada Jumat (9/10/2026). Kementerian Luar Negeri Israel lewat unggahan sarkastiknya di X mengatakan, "Goebbels bertepuk tangan dari neraka".
Kementerian Luar Negeri Israel melanjutkan, jika ada sebuah hadiah untuk kebohongan dan kebencian, Pillay tidak hanya akan menjadi kandidat, dia akan "menjadi favorit".
Kementerian yang dipimpin oleh Gideon Sa'ar itu menilai Pillay berkontribusi terhadap upaya menjelek-jelekkan Israel.
Diketahui, pada Jumat, Navi Pillay dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian untuk puluhan tahun kerjanya di bidang perdamaian dan hukum internasional. Setahun lalu, dia di antara hakim ICJ yang mendeklarasikan bahwa perang Israel di Gaza setara dengan genosida terhadap rakyat Palestina.

51 menit yang lalu
4






English (US) ·
Indonesian (ID) ·