Hitler Musolini Terpilih Jadi Wali Kota Baru di Peru

45 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang kandidat bernama Hitler Mussolini Simeon Flores muncul sebagai pemenang sementara pemilihan wali kota di Distrik Queropalca, Pegunungan Andes, Peru.

Namanya menjadi sorotan karena mengingatkan pada dua diktator terkenal abad ke-20, Adolf Hitler dari Jerman dan Benito Mussolini dari Italia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan media lokal pada Jumat (9/10), Flores, 45 tahun, maju dalam pemilihan melalui partai Ahora Nacion. Ia meraih 229 suara atau 34,54 persen dari total suara sah.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Flores unggul 25 suara dari pesaing terdekatnya, Gaspar Benilde Osorio Zambrano, yang berasal dari partai Renovacion Popular Peru. Osorio memperoleh 204 suara atau 30,77 persen.

Sementara itu, kandidat dari partai Pais para Todos, Itala Yovana Santillan Vara, menempati posisi ketiga dengan 187 suara atau 28,21 persen.

[Gambas:Video CNN]

Dua kandidat lainnya memperoleh suara jauh lebih sedikit. Kandidat dari Alianza para el Progreso meraih 35 suara atau 5,28 persen, sedangkan kandidat dari Partido Democratico Somos Peru mendapatkan delapan suara atau 1,21 persen.

Secara keseluruhan, terdapat 707 surat suara dalam pemilihan di distrik tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 663 suara dinyatakan sah, 30 surat suara kosong, dan 14 surat suara tidak sah.

Media lokal Ahora Regional melaporkan pada Jumat (9/10) bahwa Flores telah muncul sebagai pemenang sementara. Otoritas pemilihan Peru juga telah menghitung tiga lembar penghitungan suara dari distrik tersebut.

Namun, pengumuman resmi pemenang masih menunggu keputusan otoritas terkait.

Nama Flores menjadi perhatian karena menyerupai nama Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman, dan Benito Mussolini, diktator fasis Italia pada era Perang Dunia II.

Fenomena politisi lokal dengan nama Hitler bukan kali pertama terjadi di Peru.

Hitler Alba pernah menjabat sebagai wali kota Yungar, sebuah kota di Pegunungan Andes, pada periode 2011-2014. Ia kembali memenangkan pemilihan lokal pada 2018, seperti dikutip Anadolu Agency.

Pemilihan tersebut merupakan bagian dari pemilihan regional dan kota Peru 2026 yang digelar pada Minggu (4/10). Pemungutan suara itu bertujuan memilih pejabat pemerintahan daerah di berbagai wilayah negara tersebut.

(rds/bac)

Baca Artikel Selengkapnya