BI Riau distribusikan Rp8 miliar dalam ekspedisi rupiah berdaulat

2 minggu yang lalu 21

Pekanbaru, (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau mendistribusikan Rp8 miliar dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) untuk memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di daerah setempat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad mengatakan uang tersebut didistribusikan ke Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Mendil, Sei Guntung dan Pulau Tebing Tinggi. Nominal Rp8 miliar pada ERB Riau 2026 ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan oleh Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau.

"Hal ini mencerminkan semakin kuatnya komitmen Bank Indonesia dalam menghadirkan rupiah hingga wilayah terdepan Indonesia," kata Panji usai pelepasan di Kantor Perwakilan BI Riau, Kota Pekanbaru, Senin.

Dia mengatakan kegiatan ini berlangsung pada 21–27 Juli ini dilaksanakan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan KRI Lepu. Pelepasan tim ERB 2026 turut dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru serta Perwakilan Kantor Perbankan di Riau.

Baca juga: Bank Indonesia edarkan uang layak edar Rp5,42 miliar di pulau 3T NTB

Panji mengatakan ekspedisi tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kedaulatan rupiah sekaligus memastikan masyarakat di wilayah 3T memperoleh uang rupiah dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi layak edar.

Dia menjelaskan, BI telah melaksanakan program ERB sejak 2012 dan hingga kini sebanyak 160 kegiatan telah dilaksanakan dengan menjangkau sekitar 766 pulau di seluruh Indonesia. Program tersebut juga memperoleh penghargaan Central Banking Awards sebagai inovasi Bank Indonesia dalam layanan distribusi uang ke wilayah terpencil.

"Di Provinsi Riau, ERB pertama kali digelar pada 2019. Tahun ini menjadi pelaksanaan kelima setelah sebelumnya dilakukan menggunakan KRI Barakuda dan KRI Beledau," ungkapnya.

Baca juga: BI sediakan Rp12,24 miliar lewat ekspedisi rupiah berdaulat di Sulteng

Panji menambahkan, ERB tidak hanya berfokus pada distribusi uang layak edar. Selama pelayaran, tim juga akan melihat perkembangan ketahanan pangan, aktivitas usaha mikro kecil menengah, perdagangan, hingga digitalisasi ekonomi di wilayah yang dikunjungi.

Berbagai kegiatan edukasi juga akan dilakukan, antara lain sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), layanan kas keliling, penandatanganan komitmen bersama, serta penanaman 10.000 pohon mangrove di Rupat Utara sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya