Sebuah pesawat militer AS lepas landas di Pangkalan Udara Ramstein AS, di Ramstein, Jerman, 22 Agustus 2021. Pangkalan Udara Ramstein berfungsi sebagai hub utama dalam operasi untuk mengevakuasi orang dari Afghanistan, karena situs tersebut adalah pangkalan angkatan udara AS terbesar di dunia di luar Amerika Serikat.
TEL AVIV — Amerika Serikat (AS) mengirim sepuluh pesawat kargo militer ke pangkalan udara Israel di wilayah Negev selatan. Langkah tersebut dilakukan di tengah persiapan kemungkinan serangan militer terhadap Iran, sebagaimana dilaporkan lembaga penyiaran publik Israel, KAN, dan dikutip Anadolu Ajansi pada Kamis(29/10/2026).
Menurut laporan KAN, pesawat-pesawat tersebut mendarat di Pangkalan Udara Ovda dan Nevatim. Selain itu, sejumlah pesawat militer AS tambahan dilaporkan dikirim ke pangkalan-pangkalan di Yordania, Arab Saudi, dan Qatar.
Pesawat-pesawat tersebut bertolak dari Fort Bliss di negara bagian Texas, AS. Lokasi itu merupakan salah satu pusat pertahanan udara terbesar militer AS yang mencakup fasilitas rudal pencegat dan baterai pertahanan udara.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak AS mengenai penyiapan pangkalan tersebut. Belum dipastikan pula muatan yang dibawa oleh armada pesawat kargo tersebut maupun keputusan pasti dari Washington terkait rencana serangan ke Iran.
Seorang pejabat Israel mengungkapkan kepada KAN bahwa Israel dan AS terus berkoordinasi secara erat mengenai persiapan militer mereka.
"Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi secara erat. Meskipun belum ada keputusan yang diambil mengenai masalah ini, pihak Amerika dan Israel bersiap untuk setiap keputusan yang dibuat Presiden Donald Trump," ujar pejabat tersebut. Namun, pejabat itu tidak menjelaskan secara rinci bentuk maupun tenggat waktu dari potensi keputusan tersebut.
Awal pekan ini, KAN juga melaporkan bahwa Washington telah memperingatkan negara-negara Teluk mengenai kemungkinan kampanye militer singkat dan terbatas terhadap Iran. Militer AS turut memindahkan sistem pertahanan rudal Patriot dari Texas untuk memperkuat pertahanan udaranya di kawasan Teluk.

4 hari yang lalu
7






English (US) ·
Indonesian (ID) ·