Kediri, NU Online
Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Anwar Iskandar, menegaskan bahwa seluruh rumusan yang dihasilkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam merawat dan mengembangkan organisasi.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan usai Sidang Pleno III Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Mojo, Kediri, Senin (22/6/2026).
Menurut Kiai Anwar, berbagai keputusan yang dihasilkan dalam forum tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pengurus untuk menjaga dan melanjutkan warisan para pendiri Nahdlatul Ulama.
"Sekecil apa pun yang kita lakukan, ini adalah upaya kita melakukan yang terbaik. Bahwa amanah dan tanggung jawab yang telah kita terima ini merupakan estafet kepemimpinan dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari hingga hari ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien itu menegaskan bahwa hasil keputusan yang lahir dari Munas-Konbes NU 2026 di Ploso merupakan jawaban atas arah perjalanan jam’iyyah pada masa mendatang.
"Jadi kalau ada orang bertanya, mau dibawa ke mana NU ke depan? Jawabannya adalah Munas-Konbes di Ploso ini. Ini adalah jawaban bagaimana NU hari ini dan ke depan," tegasnya.
Kiai Anwar mengingatkan seluruh kader dan jajaran struktural NU di berbagai tingkatan agar mengawal hasil-hasil keputusan tersebut dengan penuh komitmen dan tanggung jawab.
"Kita harus komitmen dengan apa yang kita mulai, jangan seperti orang yang telah menenun sebuah pakaian kemudian merusaknya kembali," imbuhnya.
Terkait perdebatan dan perbedaan pandangan yang sempat mewarnai jalannya persidangan, Kiai Anwar menilai hal itu sebagai bagian yang wajar dalam kehidupan organisasi. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh pihak harus mematuhi keputusan yang telah ditetapkan melalui mekanisme organisasi.
"Dinamika itu wajar. Namun, kalau sudah diputuskan harus bisa menerimanya. Kita bisa berpendapat sebelum diputuskan, tetapi ketika sudah diputuskan, kita harus menerimanya. Begitulah aturan dalam berorganisasi," jelasnya.
Pada akhir sambutannya, Kiai Anwar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Ploso yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Munas-Konbes NU 2026. Ia memuji kesiapan serta pelayanan yang diberikan kepada para peserta selama kegiatan berlangsung.
"Terima kasih kepada seluruh elemen Pondok Pesantren Al-Falah Ploso yang telah berkenan menjadi tuan rumah dan memperlakukan kami dengan sebaik ini," pungkasnya.
Kontributor: Umi Kholifah

4 jam yang lalu
3





English (US) ·
Indonesian (ID) ·