Sidang Korupsi Netanyahu Batal Lagi Sejam Sebelum Dimulai

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sidang kasus korupsi dan suap terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali dibatalkan sejam sebelum dimulai pada Senin (27/4) pagi waktu setempat.

Pihak pengadilan menyatakan pembatalan sidang tersebut karena "alasan keamanan" yang tidak secara spesifik diungkapkan atas permintaan pengacara Netanyahu, Amit Hadad, dikutip dari media Israel Yedioth Ahronoth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sidang kasus suap Netanyahu sedianya kembali digelar pada Senin setelah mengalami penundaan sekian lama karena perang AS-Israel melawan Iran, dikutip dari Anadolu Agency.

Netanyahu menghadapi tiga tuntutan kasus suap, penipuan, dan penyalahgunaan kekuasaan. Tuntutan tersebut dikenal dengan Kasus 1000, Kasus 2000, dan Kasus 4000.

Kasus tersebut diajukan dakwa dalam dakwaan pada November 2019 silam.

Kasus 4000 melibatkan tuduhan bahwa Netanyahu membuat regulasi yang menguntungkan Shaul Elovitch, mantan pemilik situs berita Walla dan mantan eksekutif di perusahaan telekomunikasi Bezeq, sebagai imbalan atas pemberitaan positif. Elovitch disebut-sebut sebagai kolega dekat Netanyahu.

Total nilai kasus tindak pidana korupsi hingga suap yang dilakukan Netanyahu itu mencapai sekitar lebih dari US$500 juta atau lebih dari sekitar Rp8,5 triliun.

Persidangan itu dilakukan berdasarkan penyelidikan hingga penyidikan yang telah berlangsung setidaknya sejak 2007 silam. Sejak saat itu, Netanyahu secara konsisten membantah semua tuduhan dan menganggapnya sebagai rekayasa politik.

Nilai dugaan itu mencakup penerimaan hadiah mewah hingga dugaan keuntungan besar dari kebijakan regulasi.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya