Selat Hormuz Ditutup Lagi, Kapal Supertanker India Dilaporkan Ditembaki IRGC

2 jam yang lalu 1

Sebuah bilboard ukuran raksasa merujuk pada Selat Hormuz dengan teks berbahasa Persia yang artinya

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026) merespons keputusan Amerika Serikat (AS) yang tetap menerapkan kebijakan blokade maritim. Komando Militer Gabungan Iran mengatakan bahwa, "kontrol Selat Hormuz kembali ke keadaan sebelumnya...di bawah manajemen dan kontrol ketat dari angkatan bersenjata."

Militer Iran mengingatkan bahwa mereka akan melanjutkan untuk memblok Selat Hormuz selama AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Pengumuman oleh Iran terjadi setelah Presiden AS Donald Trump sebelumnya menegaskan bahwa blokade maritim oleh Angkatan Laut AS "akan tetap dalam kekuatan penuh" hingga Teheran mencapai sebuah kesepakatan-kesepakatannya dengan AS, termasuk soal program nuklir.

Pengumuman penutupan kembali Selat Hormuz tak lama setelah data pelayaran menunjukkan lebih dari 30 kapal komersial berlayar menuju Selat Hormuz, terdiri atas 23 kapal dari Teluk Persia dan delapan kapal dari Teluk Oman, menurut data MarineTraffic yang dianalisis RIA Novosti pada Jumat (17/4/2026). Sebanyak 23 kapal, sebagian besar kapal kargo kering, mendekati jalur maritim tersebut dari Teluk Persia dan dari sisi sebaliknya, dari Teluk Oman, delapan kapal sedang dalam perjalanan, enam di antaranya adalah kapal tanker minyak, menurut data tersebut.

Baca Artikel Selengkapnya