Sekutu AS Minta Ganti Rugi Perang Iran sampai Trump Lanjutkan Gencatan

2 jam yang lalu 3
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Perpanjangan masa gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran sampai ulah Israel rilis peta pendudukan di Lebanon selatan menjadi sorotan berita internasional Selasa (21/4).

Berikut kilas berita internasional kemarin:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UEA Mau Minta Duit ke AS jika Perang dengan Iran Berlanjut

Uni Emirat Arab (UEA) berencana meminta kompensasi uang ke Amerika Serikat apabila ekonomi Abu Dhabi terguncang imbas perang AS-Israel vs Iran.

Gubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama, dikabarkan mengemukakan gagasan kepada Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan para pejabat Federal Reserve agar Washington menyediakan skema pertukaran mata uang (currency swap line) dengan Abu Dhabi, jika terjadi dampak ekonomi signifikan buntut perang Timur Tengah.

Currency swap adalah kesepakatan antara dua bank sentral untuk menukar mata uang domestik dengan nilai tukar yang telah disepakati. Fungsinya, memungkinkan bank sentral asing memperoleh dolar AS dengan harga lebih rendah saat krisis keuangan atau ketidakpastian pasar meningkat.

Trump Ancam Bom Iran Habis-habisan setelah Gencatan Senjata

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam bom Iran habis-habisan jika perundingan lanjutan tidak terjadi setelah masa gencatan senjata berakhir pada Rabu (22/4).

AS dan Iran dikabarkan akan menggelar perundingan kedua yang berlangsung di Pakistan besok. Wakil Presiden AS, JD Vance, disebut akan terbang ke Islamabad, Pakistan, Selasa (21/4), untuk menghadiri negosiasi lanjutan.

Namun, Iran menunjukkan sinyal enggan melanjutkan negosiasi dengan AS. Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyebut belum ada rencana untuk mengirim negosiator ke Islamabad untuk melanjutkan perundingan dengan AS.

Trump Perpanjang Gencatan AS-Iran Beberapa Jam Sebelum Berakhir

Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Senin (21/4) malam waktu AS dengan dalih ingin memberi lebih banyak waktu bagi proses perundingan.

Keputusan Trump ini keluar setelah dirinya mengancam akan menyerang Iran habis-habisan jika Teheran kekeh enggan melanjutkan perundingan di Islamabad setelah gencatan dua pekan berakhir. Pengumuman ini juga keluar hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata Iran-AS sejak 8 April berakhir hari ini, Rabu (22/4).

Trump memperpanjang gencatan senjata sampai waktu yang belum ditentukan, seraya menyebut keputusan ini juga datang atas permintaan dari Pakistan selaku mediator.

Bikin Onar saat Gencatan, Israel Rilis Peta 'Jajah' Lebanon Selatan

Militer Israel untuk pertama kalinya mempublikasikan peta garis penempatan baru pasukannya di Lebanon selatan, wilayah yang dikuasai milisi Hizbullah, dan menempatkan puluhan desa di bawah kendalinya.

Perilisan peta ini berlangsung hanya beberapa hari setelah gencatan senjata dengan Hizbullah mulai berlaku.

Belum ada komentar langsung dari pejabat Lebanon maupun Hizbullah yang didukung Iran.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya