Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak memberikan tekanan terhadap kondisi fiskal nasional.
Purbaya di Jakarta, Sabtu menegaskan bahwa program tersebut dirancang secara fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan anggaran.
"Tadinya anggapannya MBG enggak fleksibel, yang lain enggak fleksibel. Saya kasih ke S&P, yang ini bisa di-adjust, yang ini bisa di-adjust. Jadi enggak usah takut tentang kondisi fiskal kita. Semuanya bisa kita lihat, kita bisa atur, kita bisa kendalikan," ucap Purbaya.
Baca juga: Ekonom: Rupiah bisa "rebound" jika "policy mix" fiskal-moneter membaik
Baca juga: Prabowo target defisit maksimal 2,4 persen dari PDB pada RAPBN 2027
Ia menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional, seperti S&P Global tidak mempermasalahkan keberadaan program-program tersebut dari sisi fundamental fiskal.
Menurutnya, perhatian yang muncul lebih banyak terkait persepsi dan sentimen pasar.
"Waktu saya ketemu S&P terakhir, dia tidak meributkan itu sebetulnya. Cuma dia meributkan sentimen, mempertanyakan atau mengkhawatirkan sentimen negatif yang ada di market, itu saja. Tapi kalau fondasinya, enggak ada masalah," ujar Purbaya.
Purbaya menegaskan pemerintah tetap mampu menjaga defisit anggaran dalam batas yang aman meskipun berbagai program prioritas terus dijalankan.
"Karena kita bisa yakinkan bahwa dengan program itu pun, defisit bisa kita pertahankan di 2-3 persen. Dan kalau kepepet misalnya harga minyak dunia lagi tinggi, itu bisa dikendalikan sesuai dengan yang dibutuhkan," katanya.
Baca juga: SBY: UMKM kunci ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global
Baca juga: Efisiensi anggaran di antara realitas dan kebutuhan ruang fiskal
Baca juga: INDEF: Efisiensi anggaran butuh kombinasi kebijakan untuk jaga defisit
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·