PT TASPEN salurkan Rp9,7 T untuk pensiunan 12 hari sebelum Lebaran

1 bulan yang lalu 16

Batam (ANTARA) - PT TASPEN (Persero) berhasil menyalurkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dengan total Rp9,7 triliun kepada 3,2 juta pensiunan, dengan 97 persen penerima telah menerima THR dalam 12 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Komisaris Utama TASPEN Fary Francis yang juga menjabat sebagai Deputi Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan inspeksi langsung ke Kantor Cabang TASPEN Medan dan Kantor Pos Medan sebagai mitra bayar.

“Arahan Presiden Prabowo jelas, yakni tidak boleh ada keterlambatan pembayaran THR karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat. TASPEN memastikan hak para pensiunan terpenuhi dengan cepat dan tepat,” kata Fary dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Jumat.

Kunjungan itu, menurut dia, bertujuan memastikan proses pencairan berjalan lancar sekaligus mendengar langsung pengalaman para pensiunan.

Percepatan itu didukung oleh transformasi digital layanan TASPEN, yang memangkas proses administrasi dari 3 hari menjadi hanya 1 hari.

Jika dibanding tahun sebelumnya, menurut dia, proses pembayaran juga semakin cepat.

Ia mengatakan pada 2025 pembayaran dilakukan 10 hari sebelum Lebaran, maka pada 2026 berhasil diselesaikan 12 hari sebelum Lebaran, menjadikannya salah satu proses pembayaran tercepat dalam sejarah TASPEN.

Seorang pensiunan Kasmiwati menyampaikan rasa syukur atas percepatan pembayaran tersebut.

“Alhamdulillah THR tahun ini lebih cepat diterima. Ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga, termasuk membayar uang kuliah cucu saya,” ujar dia.

Di bawah pengawasan Dewan Komisaris, TASPEN juga memperkuat transformasi digital melalui TASPEN Dashboard (TasBoard) yang memungkinkan pemantauan kinerja layanan secara real-time serta mempercepat tindak lanjut arahan strategis kepada Direksi.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen TASPEN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi jutaan pensiunan di seluruh Indonesia.

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya