REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Keir Starmer mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri Ingris dan juga pemimpin Partai Buruh.
Starmer mengaku telah berbicara dengan Raja dan mengatakan jika ada persaingan untuk menggantikannya di dalam kepemimpinan Partai Buruh. Pemimpin partai baru akan menjabat sebelum parlemen kembali bersidang pada bulan September.
Dalam sebuah pernyataan di luar 10 Downing Street, PM mengatakan partainya telah bertanya di dalam internal apakah dia paling tepat untuk memimpin menuju pemilihan umum berikutnya. "Saya telah mendengar jawabannya," kata Starmer.
Starmer menegaskan bahwa setiap keputusan yang telah dia buat selama menjabat adalah tentang mengutamakan negara.
Saat mengundurkan diri, Starmer tampak emosional. PM berterima kasih kepada istrinya yang ia gambarkan sebagai penopang. "Saya ingin menjadi "ayah terbaik yang saya bisa untuk anak-anak saya yang cantik."

3 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·