Pentagon Siapkan Operasi Darat Terbatas di Wilayah Dekat Selat Hormuz

3 minggu yang lalu 11

Prosesi pemindahan jenazah tentara AS yang tewas akibat balasan Iran di Pangkalan Angkatan Udara Dover, Delaware, AS, 9 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Pentagon sedang mempersiapkan operasi darat terbatas selama beberapa pekan di Iran. Serangan itu berpotensi mencakup serangan ke Pulau Kharg dan lokasi pesisir dekat Selat Hormuz, menurut pejabat Amerika Serikat (AS) yang dikutip oleh surat kabar The Washington Post, Sabtu (28/3/2026).

Rencana tersebut, yang tidak sampai pada invasi penuh, dapat melibatkan serangan oleh pasukan operasi khusus dan pasukan infanteri konvensional, lapor Post. Hanya saja, strategi itu akan membuat personel AS terpapar drone dan rudal Iran, tembakan darat, dan bahan peledak improvisasi.

Apakah Presiden Donald John Trump akan menyetujui salah satu rencana tersebut, masih belum pasti, menurut laporan tersebut. "Tugas Pentagon adalah melakukan persiapan untuk memberikan Panglima Tertinggi pilihan maksimal. Itu tidak berarti presiden telah membuat keputusan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menanggapi pertanyaan tentang laporan Post.

Iran mengatakan pada Ahad (29/3/2026), mereka siap menghadapi pasukan AS di darat. Negeri Mullah tersebut juga menuduh Washington secara diam-diam merencanakan serangan sambil berupaya melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang.

"Musuh, secara terbuka, mengirimkan pesan negosiasi dan dialog, tetapi secara diam-diam merencanakan serangan darat," kata Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf, menurut media pemerintah IRNA dan Tasnim yang berafiliasi dengan pemerintah.

Baca Artikel Selengkapnya