Pemerintah realokasi belanja K/L hingga Rp130,2 triliun

2 minggu yang lalu 13

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah merealokasi belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun sebagai salah satu upaya memitigasi dinamika perekonomian global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa, menjelaskan realokasi anggaran itu merupakan langkah strategis dalam mengelola keuangan negara dengan memfokuskan kembali belanja K/L.

Pengalihan anggaran dilakukan terhadap belanja kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremional.

Anggaran dari sejumlah program itu direalokasi ke belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat, contohnya mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera.

Baca juga: Pemerintah berlakukan efisiensi perjalanan dinas hingga 50 persen

Pemerintah pun terus mendorong percepatan belanja K/L serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran.

“Potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam rentang Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun,” ujar Menko Airlangga.

Kebijakan itu merupakan bagian dari 8 Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional yang ditujukan untuk menjawab tantangan dinamika global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Salah satu kebijakan dalam transformasi ini adalah penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat.

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya