Warga berkumpul di depan Rumah Sakit Gandhi, Teheran, Iran pada Senin (2/3/2026), yang rusak akibat serangan udara Israel.
REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) sekaligus Wakil Perdana Menteri (PM) Italia Antonio Tajani menegaskan kepada Menlu Iran Abbas Araghchi bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Islam Iran. Adapun AS bersama Israel membombardir Iran sejak hari pertama penyerangan udara.
"Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun dan tidak pernah mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk aksi militer terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat," tulis Tajani melalui akun X pada Kamis (25/6/2026).
Pernyataan tersebut menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte pada Rabu (24/6/2026), yang mengatakan kepada Fox News bahwa AS melaksanakan 500 kali penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi terhadap Iran. Italia pun buru-buru membantah pernyataan itu.

2 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·