KJRI SF soroti peran penting mahasiswa perkenalkan budaya Indonesia

2 bulan yang lalu 32

Jakarta (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco (SF), California, Amerika Serikat, menyoroti peran penting mahasiswa dalam memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri.

"Selain prestasi akademik, pengalaman berorganisasi, dan keterlibatan dalam penyelenggaraan kegiatan seperti promosi Indonesia melalui Nusantara Fest menunjukkan peran penting mahasiswa untuk turut mengenalkan budaya Indonesia di luar negeri," kata Konsul Jenderal RI San Francisco Yohpy Wardana dalam keterangan KJRI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam pertemuannya dengan tujuh mahasiswa Indonesia dari Berkeley Indonesian Student Association (BISA) dan PERMIAS San Francisco Bay Area (SFBA) di Wisma Indonesia KJRI San Fransisco pada 8 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Konjen Yohpy mendorong kolaborasi dengan para mahasiswa dalam penyelenggaraan Nusantara Fest 2026 yang akan diadakan pada Sabtu, 25 April 2026 di SOMArts Cultural Center, San Francisco.

Festival tersebut merupakan agenda tahunan unggulan mahasiswa Indonesia yang telah berlangsung secara konsisten selama 11 tahun, dan mencerminkan komitmen berkelanjutan generasi muda dalam memperkenalkan Indonesia di kancah global, menurut pernyataan tersebut.

Lebih dari sekadar pagelaran budaya, Nusantara Fest dinilai memiliki relevansi yang kuat bagi komunitas internasional di Bay Area yang dikenal sebagai melting pot berbagai budaya dunia.

Melalui sajian kuliner autentik, pertunjukan seni, serta interaksi langsung dengan mahasiswa Indonesia, acara itu menjadi ruang dialog lintas budaya yang memperkuat pemahaman, peluang kerja sama, dan apresiasi terhadap keberagaman Indonesia.

Dalam pertemuan dengan para mahasiswa tersebut, Konjen Yohpy menyampaikan dukungan penuh KJRI San Francisco dalam pelaksanaan Nusantara Fest. Selain itu, dia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Konjen menilai para mahasiswa tersebut sebagai mitra penting bagi Perwakilan RI dalam membantu branding Indonesia di luar negeri.

Dia juga menyoroti bahwa mahasiswa Indonesia di luar negeri memiliki posisi strategis untuk menghubungkan Indonesia dengan ekosistem global, baik dalam bidang pendidikan, inovasi, maupun jejaring profesional.

Sementara itu, Co-President BISA, Servian Husada, menyampaikan bahwa Nusantara Fest merupakan hasil kolaborasi dan semangat kolektif mahasiswa Indonesia.

"Selama lebih dari satu dekade, Nusantara Fest telah menjadi platform bagi kami untuk berbagi identitas, membangun koneksi, dan memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional secara lebih dekat dan autentik," katanya.

Selain untuk promosi budaya, diskusi dengan KJRI SF menyoroti pentingnya penguatan jejaring profesional, kontribusi diaspora dalam inovasi, serta peluang kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan institusi di AS, termasuk dengan University of California, Berkeley, sebagai mitra strategis di bidang pendidikan dan riset.

Ke depan, penguatan kolaborasi multi-stakeholder menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi diaspora Indonesia.

Dalam hal itu, KJRI San Francisco berperan sebagai penghubung strategis antara mahasiswa, diaspora profesional, pelaku industri, dan Pemerintah Indonesia.

Sinergi lintas sektor itu dinilai perlu terus diperkuat guna mendorong inovasi, membuka jalur karier yang lebih luas bagi generasi muda, serta memperkuat upaya promosi Indonesia secara berkelanjutan di tingkat global.

Melalui kolaborasi tersebut, Nusantara Fest 2026 dinilai tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam memperkuat visibilitas Indonesia di wilayah San Francisco dan Bay Area.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya