Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian Thailand menangkap seorang warga negara Australia berusia 46 tahun setelah jasad seorang remaja perempuan berusia 17 tahun ditemukan di dalam koper dekat rel kereta api di kawasan Pattaya.
Diberitakan AFP dan CNA, Sabtu (27/6), polisi menyatakan pria tersebut ditangkap setelah menjalani pemeriksaan. Namun, ia membantah terlibat dalam dugaan penculikan dan pembunuhan korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejabat kepolisian Pattaya mengatakan penyidik masih menunggu hasil autopsi serta bukti-bukti lain sebelum menetapkan dakwaan terhadap tersangka.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan post-mortem dan bukti lainnya sebelum mengajukan dakwaan," kata pejabat kepolisian yang enggan disebutkan namanya kepada AFP.
Ia mengatakan tersangka berpotensi dijerat sejumlah pasal, termasuk penculikan anak, pembunuhan, menyembunyikan mayat, serta "penculikan anak di bawah umur untuk tujuan seksual."
Media lokal melaporkan pria tersebut ditangkap pada Jumat (26/6) di Bandara Suvarnabhumi saat berusaha membeli tiket penerbangan menuju Perth.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), tersangka terlihat memasuki sebuah kondominium di Pattaya bersama korban pada Kamis (25/6) dini hari.
Beberapa jam kemudian, pria itu terekam keluar dari gedung sambil membawa koper besar berwarna hitam yang kemudian diangkut menggunakan sepeda motor.
Polisi menemukan koper tersebut pada Jumat di dekat rel kereta api. Saat dibuka, petugas mendapati jasad remaja perempuan itu dengan sejumlah tanda kekerasan pada tubuhnya, sebagaimana dilaporkan media lokal Pattaya News.
Kasus ini menjadi sorotan di tengah pengetatan kebijakan keimigrasian Thailand terhadap wisatawan asing.
Bulan lalu, pemerintah Thailand memangkas masa tinggal bebas visa setelah serangkaian penangkapan warga asing dalam kasus narkoba, perdagangan seks, hingga pengoperasian usaha tanpa izin.
(lau/end)
Add
as a preferred source on Google

2 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·