IHSG menguat seiring "bargain hunting" pasca indeks di level rendahnya

1 bulan yang lalu 19
Sesuai perkiraan, IHSG berhasil rebound, didorong oleh sentimen positif penguatan indeks bursa global, serta aksi bargain hunting meskipun juga terjadi profit taking pada beberapa saham yang mengalami rally seperti misalnya saham sektor migas,

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring investor melakukan aksi bargain hunting (berburu saham murah/diskon) setelah indeks berada di level terendah pada Rabu (04/03), akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

IHSG ditutup menguat 133,48 poin atau 1,76 persen ke posisi 7.710,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 15,37 poin atau 1,99 persen ke posisi 787,82.

"Sesuai perkiraan, IHSG berhasil rebound, didorong oleh sentimen positif penguatan indeks bursa global, serta aksi bargain hunting meskipun juga terjadi profit taking pada beberapa saham yang mengalami rally seperti misalnya saham sektor migas," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, Ratna mengatakan, pelaku pasar akan menantikan data cadangan devisa Indonesia periode Februari 2026, yang berpotensi kembali mengalami penurunan di tengah berlanjutnya depresiasi nilai tukar Rupiah.

Baca juga: IHSG "rebound" ikuti bursa kawasan Asia dan global

Sementara itu, dari Amerika Serikat (AS), terdapat sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis, diantaranya nonfarm payrolls dan unemployment rate bulan Februari 2026, serta retail sales bulan Januari 2026.

Menurut konsensus, data nonfarm payrolls AS diperkirakan melambat menjadi 59.000 pada Februari 2026, dari sebelumnya 130.000 pada Januari 2026. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di level 4,3 persen.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 3,39 persen, diikuti oleh dan sektor industri dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 2,66 persen dan 2,29 persen.

Baca juga: IHSG Kamis dibuka menguat 118,29 poin

Sedangkan satu sektor turun yaitu sektor transportasi & logistik yang turun sebesar 0,01 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu RODA, LAND, BIPP, KOTA, dan INCF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni ELPI, INDS, BBSS, MMLP dan ZATA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.084.435 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 34,46 miliar lembar saham senilai Rp17,94 triliun. Sebanyak 597 saham naik, 125 saham menurun dan 96 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.032,60 poin atau 1,90 persen ke 55.278,10, indeks Shanghai menguat 26,09 poin atau 0,64 persen ke 4.108,57, indeks indeks Hang Seng menguat 71,85 poin atau 0,28 persen ke 25.321,40, dan indeks Strait Times menguat 33,81 poin atau 0,70 persen ke 4.846,56.

Baca juga: Mendag: Gangguan rantai pasok global buka peluang ekspor RI

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya