IHSG menguat dipicu kabar AS kirim proposal perdamaian ke Iran

3 minggu yang lalu 10

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat dipicu oleh beredarnya laporan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran, sebagai upaya untuk mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.

IHSG ditutup menguat 195,28 poin atau 2,75 persen ke posisi 7.302,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 24,04 poin atau 3,33 persen ke posisi 764,45.

“Bursa Asia di dominasi penguatan seiring meningkatnya optimisme terhadap potensi penyelesaian konflik di Timur Tengah, setelah muncul laporan bahwa AS tengah mengupayakan pembicaraan dengan Iran,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

The New York Times melaporkan bahwa Washington telah mengirimkan proposal berisi 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik, sementara media Israel menyebutkan bahwa AS mengupayakan gencatan senjata selama satu bulan guna memfasilitasi negosiasi.

Laporan tambahan juga menyebutkan bahwa AS dan mediator regional sedang membahas kemungkinan menggelar pembicaraan damai dengan Iran secepatnya pada Kamis (26/03), meskipun masih menunggu respons dari Teheran.

Laporan tersebut telah mendorong koreksi harga minyak mentah dunia, yaitu minyak WTI melemah sekitar 5 persen ke level 87 dolar AS per barel dan minyak Brent melemah lebih dari 6 persen ke level 98 dolar AS per barel pada Rabu sore (25/03).

Baca juga: IHSG berpotensi variatif di tengah pasar cermati perkembangan AS-Iran

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 22,22 poin

Baca juga: IHSG menguat ikuti bursa global jelang libur panjang Lebaran

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa langkah efisiensi di berbagai kementerian untuk memangkas pengeluaran yang tidak mendesak, dapat menghemat pengeluaran negara sekitar Rp80 triliun.

Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan pengurangan frekuensi distribusi makan harian sebagai langkah efisiensi, berpotensi menghemat sekitar Rp40 triliun. Namun, hal ini masih bersifat usulan dan akan segera diajukan kepada Presiden Prabowo untuk keputusan final.

Hingga saat ini, pemerintah tengah mengkaji sejumlah langkah untuk meredam dampak kenaikan harga minyak mentah dunia, diantaranya dengan strategi ketahanan fiskal dengan memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan optimalisasi pajak dan PNBP dari sektor komoditas.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji strategi penghematan dan konsumsi energi dengan opsi penerapan Work From Home (WFH) dan pembatasan belanja kementerian.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang naik sebesar 5,98 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 5,15 persen dan 3,84 persen.

Sedangkan dua melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 0,17 persen, diikuti oleh sektor barang kesehatan yang turun sebesar 0,12 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ESTI, ICON, BELL, WOWS dan SOTS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, NZIA, ALKA, PSDN dan EMAS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.130.470 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 38,44 miliar lembar saham senilai Rp25,92 triliun. Sebanyak 574 saham naik, 148 saham menurun, dan 101 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 1.474,72 poin atau 2,82 persen ke 53.727,00, indeks Shanghai menguat 50,56 poin atau 1,30 persen ke 3.931,84 indeks Hang Seng menguat 272,24 poin atau 1,09 persen ke posisi 25,335,95, dan indeks Straits Times menguat 42,11 poin atau 0,87 persen ke posisi 4.904,54.

Baca juga: IHSG menguat ikuti bursa global jelang libur panjang Lebaran

Baca juga: IHSG menguat di tengah "wait and see" arah suku bunga bank sentral

Baca juga: IHSG masih merah, Purbaya tetap yakin level 10.000 tercapai tahun ini

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya