Daftar Maut Ilmuwan Top AS: Dari Ahli Nuklir Hingga Anti-Gravitasi, Trump Minta Penyelidikan

8 jam yang lalu 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam beberapa tahun terakhir, satu per satu nama dari lingkaran riset paling sensitif di Amerika Serikat muncul dalam daftar yang sama, hilang, meninggal, atau ditemukan dalam kondisi yang belum sepenuhnya terjelaskan. Mereka bukan figur biasa. Sebagian bekerja di fasilitas nuklir, sebagian lain di laboratorium antariksa, dan sisanya berada di garis depan penelitian energi masa depan. Namun kini, mereka terhubung oleh satu hal yang sama: jejak yang terputus secara misterius.

Di tengah kabut ketidakpastian itu, pernyataan Presiden AS Donald Trump justru menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dianggap remeh. “Ini adalah hal yang cukup serius,” ujarnya, sebagaimana diberitakan RT dan sejumlah kantor berita asing. Pernyataan singkat itu seolah menjadi pengakuan bahwa di balik rangkaian peristiwa ini, ada pertanyaan yang lebih besar, apakah ini sekadar kebetulan yang berulang, atau potongan-potongan dari pola yang belum sepenuhnya terlihat.

Steven Garcia

Steven Garcia (48) dikenal sebagai kontraktor pemerintah yang bekerja di Kampus Keamanan Nasional Kansas City, sebuah fasilitas penting dalam rantai produksi komponen non-nuklir untuk sistem persenjataan strategis Amerika Serikat. Peran fasilitas ini krusial karena mendukung lebih dari 80 persen komponen non-nuklir dalam sistem senjata nuklir, menjadikannya bagian vital dari infrastruktur pertahanan nasional.

Meski tidak banyak informasi publik mengenai profil personalnya, posisi Garcia menempatkannya dalam lingkungan kerja dengan standar keamanan tinggi dan akses terhadap teknologi sensitif. Hilangnya Garcia dalam kondisi meninggalkan barang-barang pribadi memunculkan perhatian, mengingat latar belakang pekerjaannya yang terkait dengan sistem pertahanan strategis.

William McCasland

William McCasland (68) merupakan pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Udara Amerika Serikat yang pernah memimpin Laboratorium Penelitian Angkatan Udara di Pangkalan Wright-Patterson. Dalam kapasitas tersebut, ia terlibat dalam pengembangan teknologi pertahanan dan inovasi strategis, termasuk riset yang berkaitan dengan sistem kedirgantaraan dan teknologi militer canggih.

Sebagai figur senior di dunia militer dan riset, McCasland memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan teknologi pertahanan. Hilangnya ia dalam kondisi yang disebut “berencana untuk tidak ditemukan” oleh keluarganya menambah kompleksitas kasus, mengingat pengalaman dan posisi strategis yang pernah diembannya.

Anthony Chavez

Anthony Chavez diketahui pernah bekerja di Laboratorium Nasional Los Alamos, salah satu pusat penelitian paling penting di Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi nuklir. Laboratorium ini memiliki sejarah panjang sejak era Proyek Manhattan dan tetap menjadi pusat riset nuklir hingga saat ini.

Meski detail perannya tidak banyak dipublikasikan, keterkaitannya dengan Los Alamos menunjukkan bahwa ia berada dalam lingkungan kerja dengan tingkat keamanan tinggi. Hilangnya Chavez bersama rekannya tanpa membawa barang pribadi menjadi salah satu pola yang menarik perhatian dalam rangkaian kasus ini.

Baca Artikel Selengkapnya