Bocoran Poin-poin Kesepakatan Damai AS dan Iran

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan antara AS dan Iran telah tercapai.

Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengabarkan blokade AS terhadap Iran kini akan dicabut seiring dengan kondisi tersebut.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" tulis Trump di Truth Social, Minggu (14/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesepakatan ini akan diteken secara resmi pada Jumat (19/6) di Swiss. Iran sudah mengonfirmasi pula mengenai deal ini.

Meski demikian, Iran menyatakan 'deal' tersebut belum benar-benar final karena kedua pihak masih harus duduk di meja perundingan terkait sejumlah persoalan.

Poin-poin kesepakatan AS-Iran

Kantor berita Iran Mehr mengungkap draf kesepakatan antara AS dan Iran yang berisi 14 poin nota kesepahaman (MoU).

Draf tersebut diketahui dari seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, dikutip dari News 18.

Sejauh ini, belum ada rincian MoU yang dirilis secara resmi. Meski begitu, berdasarkan sumber Mehr, MoU AS-Iran antara lain mencakup:

- Pengakhiran perang secara permanen dan segera di semua front, termasuk Lebanon.

- Komitmen AS untuk tidak mengintervensi urusan dalam negeri Iran dan menghormati kedaulatan Iran.

- Pencabutan total blokade angkatan laut dalam 30 hari.

- Komitmen AS untuk menarik pasukan dari sekitar Iran.

- Pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari berdasarkan aturan Iran.

- Penangguhan sanksi terhadap penjualan minyak dan petrokimia Iran serta pemulihan akses ke sumber daya keuangan.

- Rencana rekonstruksi senilai setidaknya US$300 miliar yang akan dipresentasikan oleh AS dan sekutu.

- Periode negosiasi selama 60 hari yang bertujuan mencapai kesepakatan akhir mengenai isu nuklir dan pencabutan sanksi serta pembatasan internasional yang terkait.

- Penegasan kembali oleh Iran atas komitmennya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir untuk tidak memproduksi senjata nuklir.

- Komitmen AS untuk tidak mengerahkan pasukan ke wilayah atau menjatuhkan sanksi baru selama periode negosiasi.

- Pencairan dana Iran yang dibekukan senilai US$24 miliar selama perundingan 60 hari, dengan setengahnya tersedia sebelum negosiasi dimulai.

- Pembentukan mekanisme pengawasan untuk memantau pelaksanaan perjanjian.

- Ratifikasi perjanjian akhir melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

- Negosiasi akhir baru akan dimulai setelah pencairan setengah dana Iran yang dibekukan, penangguhan sanksi minyak, dan pencabutan blokade angkatan laut. Pembicaraan akhir hanya akan berfokus pada pengayaan, material hasil pengayaan, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi ekonomi. Program rudal dan dukungan terhadap kelompok perlawanan sementara itu akan dikecualikan dari agenda.

Kesepakatan AS-Iran telah disambut baik oleh sejumlah negara, terutama para mediator.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dengan semangat mengumumkan soal tercapainya deal melalui akun media sosialnya pada Minggu.

Kementerian Luar Negeri Qatar juga telah menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan perdamaian jangka panjang.

Selama menunggu penandatanganan resmi, masing-masing pihak akan kembali melanjutkan dialog dan menyusun kerangka perjanjian.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya