Jakarta (ANTARA) - PT Allo Bank Indonesia Tbk menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp286,97 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun 2026.
Jumlah tersebut setara 50 persen dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.
“Dalam RUPS Tahunan 2026, pemegang saham menyetujui pembagian dividen untuk kedua kalinya dalam sejarah bank,” kata Plt. Direktur Utama Ari Yanuanto Asah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Selain dividen, pemegang saham juga menyetujui penggunaan Rp287,28 miliar sebagai laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan mendukung pengembangan usaha perseroan.
Sementara itu, sebagian laba lainnya disisihkan sebagai dana cadangan.
Ari menyatakan keputusan tersebut mencerminkan kinerja solid Allo Bank sepanjang 2025 sekaligus komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan.
Baca juga: Allo Bank gandeng ADVANCE.AI guna antisipasi serangan deepfake
“Hal ini mencerminkan kekuatan dari bisnis model kami dan bahwa Allo Bank telah berada pada jalan yang tepat untuk terus tumbuh secara kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Ari.
RUPST membahas sejumlah agenda lain, termasuk rencana kerja dan rencana aksi keuangan berkelanjutan 2026, penunjukan kantor akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026, serta penetapan honorarium dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris.
Pemegang saham juga menyetujui perubahan beberapa pasal dalam Anggaran Dasar perseroan. Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan nomenklatur Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dia menambahkan sepanjang 2025, Allo Bank berfokus memperkuat fondasi bisnis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Perseroan mengembangkan portofolio produk dan layanan perbankan digital untuk segmen ritel maupun korporasi, dengan proses layanan yang dirancang secara digital end-to-end.
Allo Bank saat ini melayani sekitar 15 juta nasabah. Produk dan layanan digital yang ditawarkan perseroan antara lain Allo Pay, Allo Pay+, Allo Prime, AlloGrow, PayLater dan Instant Cash.
Baca juga: Allo Bank siapkan RUPS usai eks dirut jadi tersangka KPK
Baca juga: Allo Bank siap sesuaikan suku bunga kredit seiring pemangkasan BI-Rate
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·