Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Gedung Putih menyelidiki kabar ilmuwan AS yang meninggal dan hilang.
REPUBLIKA.CO.ID, MASSACHUSETTS -- Seorang fisikawan nuklir dan profesor MIT ditembak mati di luar kediamannya di Massachusetts, Amerika Serikat. Pun seorang jenderal angkatan udara yang sudah pensiun hilang dari rumahnya di New Mexico. Tak hanya itu, seorang insinyur kedirgantaraan yang menghilang saat mendaki gunung di Los Angeles.
Tiga sosok itu, menurut CNN, menjadi sekian dari setidaknya 10 individu terkait dengan penelitian nuklir dan kedirgantaraan AS sensitif yang telah meninggal atau menghilang dalam beberapa tahun terakhir.
Muncul kekhawatiran apakah mereka saling terkait dan memicu spekulasi daring tentang kemungkinan aktivitas jahat.
FBI mengatakan bahwa mereka memimpin upaya untuk mencari hubungan para ilmuwan hilang dan meninggal. FBI bekerja sama dengan Departemen Energi, Departemen Perang, dan dengan mitra penegak hukum negara bagian dan lokal untuk menemukan jawaban.
Secara terpisah, Komite Pengawasan DPR yang dipimpin Partai Republik mengumumkan pada Senin bahwa mereka akan menyelidiki laporan kematian dan hilangnya individu-individu tersebut. Imuwan itu, kata komite pengawas DPR, memiliki akses ke informasi ilmiah yang sensitif.
"Laporan-laporan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan adanya hubungan yang mencurigakan” antara kematian dan hilangnya orang-orang tersebut," kata komite dalam pernyataannya.
Komite meminta penjelasan mengenai masalah ini dari FBI, Departemen Pertahanan, Departemen Energi, dan NASA.
Departemen Pertahanan hanya mengatakan bahwa mereka akan menanggapi komite secara langsung, dan Departemen Energi mengarahkan pertanyaan kepada Gedung Putih.
Dalam sebuah unggahan di X, NASA mengatakan bahwa mereka berkoordinasi dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait sehubungan dengan para ilmuwan tersebut. “Saat ini, tidak ada hal yang berkaitan dengan NASA yang menunjukkan ancaman terhadap keamanan nasional,” kata juru bicara NASA, Bethany Stevens.

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·