Viral Dokter Dikeroyok dan Mobil Digulingkan Gegara Tabrak Sapi di India

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Beredar video di media sosial dokter yang sudah jadi pegawai negeri sipil (PNS) dikeroyok usai menabrak sapi di Myaun, India.

Namun, dia justru jadi sasaran amukan warga. Dalam rekaman yang beredar tampak warga desa mengangkat mobil SUV milik dokter yang diidentifikasi Rahul Siddharth untuk membebaskan sapi yang terjebak di bawahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga terlihat mengangkat bagian samping SUV itu untuk menarik sapi. Mobil bahkan nyaris terbalik.

Setelah sapi berhasil dikeluarkan, orang-orang di tempat kejadian menyerang dokter dan merusak mobilnya. Petugas lalu hadir ke lokasi dan berusaha mengendalikan situasi.

Menurut laporan penduduk desa menuduh dokter itu mengemudi dalam keadaan mabuk. Namun, tuduhan ini tak terkonfirmasi dan polisi juga membebaskan Siddharth.

Secara terpisah, polisi telah memulai proses hukum atas dugaan "pelanggaran ketertiban umum" (shanti bhang) terhadap empat warga desa Bichpuri yakni Shekhar, Dharmendra alias Netrapal, Dharmendra, dan Dharampal, dikutip News 18.

Kepala kantor polisi Madhav Singh Bisht mengatakan dokter tersebut belum mengajukan pengaduan resmi, dan tindakan hukum lebih lanjut akan dilakukan setelah pengaduan diajukan.

Siddharth bekerja di Puskesmas Usawan. Ia baru kembali bertugas usai mengajukan cuti sejak Mei lalu.

Berdasarkan pengakuan dia ke petugas, Siddhart sedang mengemudi tempat kerja saat sapi tiba-tiba lewat di depannnya di Myaun. Warga kemudian berkerumun dan mulai mengangkat SUV miliknya.

Sapi itu terluka kemudian mati tak lama setelah kejadian. Namun, tak ada otopsi terhadap hewan itu.

Kelompok yang fokus terhadap pelindungan hewan mengatakan penyebab kematian sebenarnya dan tingkat keparahan luka tak terverifikasi karena tak ada autopsi.

Di India sapi dianggap sakral bagi sebagian orang terutama bagi pemeluk Hindu. Hewan ini dianggap memiliki simbol kesucian dan kehidupan.

[Gambas:Twitter]

(isa/bac)

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya