Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim Rusia kehilangan kendali atas industri minyak diesel imbas perang dengan Ukraina yang sudah berlangsung lebih dari 4,5 tahun.
"Rusia sayangnya kehilangan kendali atas Industri Minyak Diesel karena perang dengan Ukraina," kata Trump di media sosial buatannya, Truth Social, Senin (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu berujar, "Sejumlah kilang diesel sudah meledak, setidaknya untuk sementara, tidak beroperasi."
Trump lantas meminta agar perang Rusia dan Ukraina bisa berakhir sesegera mungkin.
"Perang yang tak masuk akal dan tak berkesudahan dengan Ukraina ini harus diakhiri," ujar dia.
Trump lalu menyatakan seluruh dunia menderita karena 25.000 orang, sebagian besar tentara, tewas setiap bulannya.
"Sungguh memalukan," imbuh dia.
Sebelumnya, Trump menyalahkan Ukraina atas serangan ke Rusia karena memicu kenaikan harga bahan bakar diesel. Namun, para ahli membantah klaim itu dan mengatakan lonjakan terjadi karena perang Amerika Serikat vs Iran, demikian dikutip Kyiv Independent.
Ukraina berulang kali menargetkan depot dan kilang minyak Rusia selama perang berkobar. Langkah ini dilakukan untuk menekan ekonomi Moskow dan melemahkan kemampuan mereka.
Sebagai balasan, pasukan Rusia berupaya menghancurkan jaringan energi Ukraina melalui serangan drone dan rudal yang memicu pemadaman massal.
(isa/bac)

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·