Jakarta (ANTARA) - Perusahaan manajer investasi PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatat dana kelolaan Rp48,8 triliun dengan 900 ribu investor hingga 18 Agustus 2026.
Direktur Utama Sucor AM Upik Susiyawati dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu mengatakan pengembangan Sucor AM ke depan akan dilakukan melalui penguatan tata kelola, pengembangan bisnis dan jaringan distribusi, inovasi produk dan layanan, serta peningkatan kualitas pengalaman bagi investor dan mitra.
“Setiap fase membawa tantangan dan peluang yang berbeda. Apa yang telah dibangun selama ini menjadi fondasi bagi kami untuk terus berkembang," kata Upik.
Upik yang efektif menjadi Dirut pada 18 Agustus 2026, menerima estafet kepemimpinan dari Jemmy Paul Wawointana, yang telah berkarier sejak 2011.
Upik memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri treasuri, pasar modal, dan manajemen investasi serta pengalamannya menjabat sebagai Direktur Sales & Marketing Sucor AM.
"Ketika menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan Sucor AM, komitmen saya adalah menjaga fondasi dan nilai yang telah dibangun dengan baik selama ini, sekaligus terus mengembangkan perusahaan agar tetap relevan dengan perubahan industri dan kebutuhan investor,” ujar Upik.
Sedangkan Jemmy akan berkontribusi sebagai komisaris. Pencapaian Sucor AM hingga 18 Agustus 2026 dengan dana kelolaan senilai Rp48,8 triliun, dipercaya oleh lebih dari 900 ribu investor, dan bekerja sama dengan 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) sebagai mitra distribusi, kata Upik merupakan bagian dari perjalanan Sucor AM dalam mengembangkan bisnis dan memperluas akses layanan investasi kepada masyarakat.
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·