Seribu Hari Genosida di Gaza, Berikut Kehancuran yang Ditimbulkan Israel

1 bulan yang lalu 28

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Kantor Media Pemerintah Gaza merilis statistik terbaru bertepatan dengan genap 1.000 hari sejak dimulainya perang di Jalur Gaza, Kamis (2/7/2026). Lembaga tersebut menyebut lebih dari 73 ribu warga Palestina telah meninggal dunia sejak konflik dimulai, sementara sebagian besar wilayah Gaza mengalami kehancuran.

Dalam laporannya, Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan sekitar 2,4 juta penduduk Jalur Gaza menghadapi perang, kelaparan, dan pengungsian berkepanjangan. Lembaga itu juga menyebut lebih dari 90 persen wilayah Gaza mengalami kerusakan, sedangkan lebih dari 80 persen wilayahnya telah dikuasai melalui operasi militer dan pengusiran paksa.

Menurut data tersebut, sebanyak 73.066 syuhada telah tercatat di rumah sakit sejak perang dimulai. Selain itu, sekitar 9.500 orang dilaporkan hilang, termasuk mereka yang diduga masih tertimbun reruntuhan atau belum diketahui keberadaannya.

Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan lebih dari 21.500 anak dan 12.500 perempuan termasuk di antara korban meninggal. Selain itu, lebih dari 1.700 tenaga kesehatan, 145 petugas pertahanan sipil, dan 262 jurnalis juga dilaporkan meninggal selama konflik berlangsung.

Laporan itu juga mencatat lebih dari 39 ribu keluarga menjadi korban serangan. Sebanyak lebih dari 2.700 keluarga disebut kehilangan seluruh anggotanya, sementara lebih dari 6.000 keluarga hanya memiliki satu anggota yang selamat.

Di sektor kemanusiaan, Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut sedikitnya 460 orang meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi, termasuk 164 anak. Selain itu, lebih dari 173 ribu warga mengalami luka-luka, dengan sekitar 19 ribu di antaranya memerlukan rehabilitasi jangka panjang. Tercatat pula lebih dari 5.400 kasus amputasi, sekitar 18 persen di antaranya dialami anak-anak.

Lembaga tersebut juga melaporkan sekitar 58.800 anak menjadi yatim akibat perang. Dari jumlah itu, sekitar 2.700 anak kehilangan kedua orang tua, sementara ribuan lainnya kehilangan ayah atau ibu.

Di bidang pertanian, Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut lebih dari 87 persen lahan pertanian di wilayah itu telah rusak. Produksi sayur dan buah disebut turun drastis dari sekitar 524 ribu ton per tahun menjadi hanya sekitar 20 ribu ton. Sebanyak 99 persen sektor perikanan juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan di kawasan pesisir.

Sementara itu, total kerugian langsung pada 15 sektor vital diperkirakan mencapai 80 miliar dolar AS. Kerusakan terbesar dilaporkan terjadi pada sektor perumahan dengan nilai sekitar 34 miliar dolar AS, disusul sektor kesehatan sekitar 6 miliar dolar AS, layanan publik sekitar 6 miliar dolar AS, perdagangan sekitar 5 miliar dolar AS, dan pertanian sekitar 4 miliar dolar AS.

Baca Artikel Selengkapnya