Serangan Houthi, Saudi Konfirmasi Satu Pilot Tewas

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Arab Saudi telah mengidentifikasi satu pilot yang tewas akibat serangan rudal Houthi di Bandara King Khalid, Riyadh, pada Kamis (8/10).

Kapten Hamoud Ali Al Kalthami merupakan satu di antara tiga korban tewas akibat seangan rudal yang dilakukan milisi Yaman pro Iran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam berita duka yang diterbitkan pada Jumat, pihak maskapai Saudia Airlines mengonfirmasi bahwa Al Kalthami meninggal dunia dalam insiden di bandara, dikutip dari Al Arabiya.

"Dengan rasa duka yang mendalam, Saudia mengumumkan wafatnya Kapten Hamoud Ali al-Kalthami, yang kehilangan nyawanya pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, dalam insiden di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh," demikian pernyataan maskapai tersebut.

"Saudia memberikan penghormatan kepada sang kapten, mengakui kontribusinya selama berkarier di maskapai penerbangan nasional tersebut serta dampak mendalam yang ia berikan kepada rekan-rekannya."

[Gambas:Video CNN]

Maskapai ini juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, orang-orang terkasih, dan rekan-rekan almarhum.

Pengumuman ini disampaikan setelah Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi mengonfirmasi pada Jumat bahwa tiga warga negara Saudi tewas dalam dua serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid pada hari Kamis.

Menurut GACA, serangan pertama menyasar fasilitas bandara, sementara serangan kedua menargetkan sebuah pesawat milik Saudia.

Serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah warga Saudi dan penduduk dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka-luka, dengan tingkat keparahan mulai dari luka ringan hingga kritis. Seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

(bac)

Baca Artikel Selengkapnya