Sejumlah Penerbangan Eropa Dapat Ancaman Bom, Bandara Chaos

29 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Empat penerbangan pesawat komersial yang menuju negara-negara Eropa menjadi sasaran ancaman bom pada Selasa (3/11).

Keempat penerbangan itu yakni dua menuju Polandia, satu Spanyol, dan satu lagi menuju Bulgaria. Namun, pihak berwenang memastikan pesawat-pesawat itu mendarat dengan aman dan penumpang selamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu penerbangan itu SAS Scandinavian Airlines SK751 dari Kopanhagen dan mendarat normal di bandara utama Chopin.

"Pesawat mendarat normal di Warsawa dan para penumpang telah turun," kata maskapai Skandinavia itu, dikutip AFP.

Pesawat kedua adalah Boeing 737 MAX milik LOT Polish Airlines yang terbang dari London Heathrow.

Pesawat itu seharusnya mendarat di Bandara Chopin tetapi dialihkan ke Bandara Warsawa Modlin. Pihak berwenang juga menutup bandara setelah muncul peringatan itu.

"Para penumpang telah dievakuasi dan pesawat menjalani pemeriksaan keamanan. Tidak ditemukan apa pun," kata juru bicara Modlin, Adam Szablowski.

Di Spanyol, operator bandara Aena mengaktifkan protokol darurat "karena ada peringatan bom" dalam penerbangan Ryanair dari Manchester, Ingris ke Murcia. Pesawat mendarat tanpa insiden, dan rencana darurat tersebut dihentikan.

Penerbangan keempat yakni Wizz Air dari Bergamo di Italia utara. Pesawat ini diperiksa setelah mendarat di ibu kota Bulgaria, Sofia, pada pukul 10:10 CET.

Ancaman tersebut muncul sehari setelah layanan siaga pertahanan udara NATO menyalakan alarm atas penerbangan Wizz Air lainnya, dari London Luton ke Sofia.

Pesawat itu dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di Budapest.

"Pesawat tempur Gripen Angkatan Pertahanan Hungaria lepas landas dalam hitungan menit dan memastikan pendaratan pesawat penumpang dengan selamat di Budapest," kata Menteri Pertahanan Hungaria Romulusz Ruszin-Szendi di Facebook.

Pada Minggu, penerbangan Austrian Airlines dari Tel Aviv ke Wina juga dialihkan ke Bulgaria setelah adanya ancaman bom. Tidak ditemukan apa pun di dalam pesawat.

(isa/rds)

Baca Artikel Selengkapnya